Kamis, 2 Februari 2023
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pekerjaan Draenase Tanpa Palang Rawan Kecelakaan

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Senin, 27 Maret 2017 | 14:47 Tag: , , ,
  

PULUBALA – Hargo.co.id Proyek pengerjaan draenase yang berada di Jalan Trans Sulawesi, Desa Nauru, Kecamatan Pulubala, dinilai pengguna jalan sangat berbahaya.

Pasalnya, proyek yang berada persis di tikungan jalan ini tidak diberi tanda peringatan sebagai petunjuk kepada pengguna jalan yang melintas.

banner 728x485

Pantauan Gorontalo Post, terlihat material tanah bekas galian gorong-gorong tertumpuk di badan jalan. Para pengendara yang melewati tikungan tersebut pun harus ekstra hati-hati karena tidak adanya palang tanda adanya pengerjaan.

Tim Survey dari Subdit Kamsel Direktorat Lalu Lintas Polda Gorontalo yang melintas pun, turun dan memberikan arahan pada penanggung jawab proyek tersebut.Kanit 1 PJR Polda Gorontalo, AKP Anton Salam, saat ditemui di lokasi proyek, mengatakan, dirinya sangat menyayangkan kondisi tersebut.

“Kami sudah memperingatkan kepada operator proyek ini untuk tidak membiarkan tumpukan material sampai bermalam disini karena sangat berbahaya, dan kami pun mengharuskan agar proyek ini diberikan tanda hati-hati agar pengguna jalan bisa tahu kalau di tempat ini ada pekerjaan jalan,” ujarnya.

Sementara itu, operator proyek Fahrudin Tolinggi, saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan segera melaksanakan apa yang diarahkan oleh pihak kepolisian tersebut. “Secepatnya kami akan menaruh tanda hati-hati,” kata Fahrudin. (tr-55/hg)

(Visited 16 times, 1 visits today)

Komentar