Legislatif

Pemkab Gorut Diminta Adakan Bis Gratis For Siswa di Monano-Anggrek

×

Pemkab Gorut Diminta Adakan Bis Gratis For Siswa di Monano-Anggrek

Share this article
Bis Sekolah
Aleg Nasdem, Mikdad Yeser saat mengantarkan siswa dari Monano ke Kecamatan Anggrek. (Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Aleg Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara (Gorut), Mikdad Yeser berharap kepada pemerintah daerah khususnya Bupati Gorut, Thariq Modanggu untuk dapat memperhatikan fasilitas bagi anak sekolah, yakni Bis Gratis untuk Kecamatan Monano dan Anggrek.

Berita Terkait:  Gustam: APBD 2023 adalah Kenangan Pahit Para Aleg

Mikdad mengaku prihatin dengan kondisi para siswa yang harus berjibaku mulai pukul 06.00 Wita untuk menunggu mobil yang dapat ditumpangi menuju sekolah mereka yang ada di Kecamatan Anggrek.

“Iya, kasihan mereka para siswa tersebut yang harus bangun pagi hari dan pukul 06.00 pagi mereka sudah berada di lokasi tempat menunggu mobil,” ungkapnya.

Berita Terkait:  DPRD Gorut Terima Usulan Rancangan KUA PPAS Tahun 2025

Mikdad mengatakan, mobil yang akan dicegat oleh para anak sekolah tersebut bukan hanya mobil angkutan saja,

namun mobil apa saja yang dapat mereka tunmpangi pasti dicegat oleh para siswa agar bisa sampai di sekolah tepat waktu.

“Bukan saja mobil angkutan yang mereka cegat untuk mereka tumpangi.

Mobil apa saja yang penting mereka dapat tumpangan untuk sampai di sekolah,

entah itu mobil bak terbuka yang penuh muatan atau lainnya,” jelasnya.

Berita Terkait:  Resmi Ditutup Pangdam XIII/Merdeka, Ketua DPRD Gorut Apresiasi Pelaksanaan TMMD Ke-124

Tentu ini sangat beresiko bagi para siswa tersebut, tidak saja terkait dengan kemanan saat berkendara,

namun juga terhadap keamanan para siswa juga tentu sangat beresiko.

Mikdad menjelaskan bahwa tentu kita semua tidak lupa pada kejadian beberapa waktu lalu saat siswa yang mendapat tumpangan kemudian mendapatkan perlakuan yang tidak mengenakan dari pengemudi.

Berita Terkait:  Waktu Makin Mepet, Pemkab Gorut Diminta Segera Masukan Draft APBD-P

“Hal seperti inilah yang harusnya diantisipasi agar tidak terjadi lagi,” tegas Mikdad.

Lebih lanjut, Mikdad mengemukakan, belum lama ini bupati menegaskan

bahwa ada dua OPD yang memiliki PAD yakni Dinas Perhubungan dan Dinas Pariwisata.

Mikdad mengusulkan agar PAD yang masuk tersebut dapat digunakan untuk biaya operasional Bis Sekolah.

Berita Terkait:  Pembahasan Dua Ranperda Ditunda, Fitri: Menunggu Penetapan RPJMD

“Sehingga para siswa tidak lagi berjibaku dan keselamatan mereka juga terjamin,” tandasnya.(*)

Penulis: Alosius M. BudimanĀ 

Berita Terkait:  Aleg PDIP Ngamuk Saat Pembahasan APBD 2025 Kabgor