Gorontalo

Pengisian Jabatan Komisaris BSG, Gubernur Gusnar Utamakan Profesionalisme

×

Pengisian Jabatan Komisaris BSG, Gubernur Gusnar Utamakan Profesionalisme

Share this article
Pengisian Jabatan Komisaris BSG, Gubernur Gusnar Utamakan Profesionalisme
Jubir Pemprov Gorontalo, Noval Abdussamad.

Hargo.co.id, GORONTALO – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Sulut-Go (BSG) dijadwalkan akan digelar di Ballroom Kantor Pusat BSG, Manado, Rabu (9/4/2025).

Berita Terkait:  Langkah Senyap Gubernur Gusnar, Inflasi Gorontalo Tetap Terkendali Saat Ramadan

Pada RUPS kali ini, diprediksi akan terjadi pergantian posisi jabatan strategis seperti Direksi dan Komisaris BSG. Para pemilik saham yang terdiri dari beberapa daerah pemerintah provinsi, kabupaten, kota akan duduk bersama membahas hal tersebut.

Gubernur, para Walikota dan Bupati dipastikan akan hadir secara langsung. Ada hal yang saat ini sedang hangat diberitakan tentang nama-nama yang akan mewakili Gorontalo untuk duduk sebagai Direksi dan Komisaris BSG.

Berita Terkait:  Yuk! Berinfak untuk Pembangunan Islamic Center

Sebagai orang nomor satu di Gorontalo, Gubernur Gusnar Ismail tak luput dari sorotan publik apalagi dikabarkan menantunya masuk sebagai salah satu calon Komisaris BSG. Tuduhan adanya intervensi sampai pada nepotisme dialamatkan ke Gubernur Gusnar Ismail.

Juru bicara Pemprov Gorontalo Noval Abdussamad yang dimintai keterangannya menjelaskan bahwa Gubernur Gusnar mengedepankan profesionalisme dalam pengisian jabatan strategis di BSG.

Berita Terkait:  Hadiri Paripurna HUT ke-21 Bone Bolango, Penjagub: Kabupaten ini Terus Berkembang

“Semua nama yang beredar diinventarisir dan diteliti persyaratannya.

Pak Gubernur menekankan pentingnya profesionalisme, memiliki pengalaman perbankan, pengetahuan, tidak memiliki catatan hukum

dan syarat pendukung lainnya sehingga seseorang bisa dikatakan layak untuk menjadi komisaris,” jelasnya.

Hal kedua yang disampaikan adalah soal mekanisme dalam RUPS.

Berita Terkait:  ASN Disdukcapil PMD Provinsi Diimbau Jaga Netralitas Hadapi Pemilu

“Setelah aspek profesionalisme yang utama, nama-nama calon direksi dan komisaris juga akan melalui mekanisme RUPS,

yakni akan dibahas oleh para pemegang saham sebelum diputuskan dalam RUPS,” tambahnya.

Saat ditanya soal adanya lobi-lobi antar pemegang saham, Noval menegaskan kembali komitmen Gubernur Gusnar. Noval mengatakan soal dinamika dan lobi-lobi itu ada dalam pembahasan RUPS, namun secara prinsip, gubernur berpegang teguh pada prinsip profesionalisme. (Rls) 

Berita Terkait:  Serahkan Bantuan Pangan di Ponelo, Wagub Idah Ingatkan Pencegahan Nikah Usia Dini