Gorontalo

Pengisian Jabatan Komisaris BSG, Gubernur Gusnar Utamakan Profesionalisme

×

Pengisian Jabatan Komisaris BSG, Gubernur Gusnar Utamakan Profesionalisme

Sebarkan artikel ini
Pengisian Jabatan Komisaris BSG, Gubernur Gusnar Utamakan Profesionalisme
Jubir Pemprov Gorontalo, Noval Abdussamad.

Hargo.co.id, GORONTALO – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Sulut-Go (BSG) dijadwalkan akan digelar di Ballroom Kantor Pusat BSG, Manado, Rabu (9/4/2025).

Berita Terkait:  Mampu Gerakan Sektor Ekonomi, Gubernur Bangga dengan Pelaksanaan GHM 2025

Pada RUPS kali ini, diprediksi akan terjadi pergantian posisi jabatan strategis seperti Direksi dan Komisaris BSG. Para pemilik saham yang terdiri dari beberapa daerah pemerintah provinsi, kabupaten, kota akan duduk bersama membahas hal tersebut.

Gubernur, para Walikota dan Bupati dipastikan akan hadir secara langsung. Ada hal yang saat ini sedang hangat diberitakan tentang nama-nama yang akan mewakili Gorontalo untuk duduk sebagai Direksi dan Komisaris BSG.

Berita Terkait:  Berlangsung Sederhana, Kadispora Lepas Delegasi Gorontalo untuk Ajang SSEAYP 2025

Sebagai orang nomor satu di Gorontalo, Gubernur Gusnar Ismail tak luput dari sorotan publik apalagi dikabarkan menantunya masuk sebagai salah satu calon Komisaris BSG. Tuduhan adanya intervensi sampai pada nepotisme dialamatkan ke Gubernur Gusnar Ismail.

Juru bicara Pemprov Gorontalo Noval Abdussamad yang dimintai keterangannya menjelaskan bahwa Gubernur Gusnar mengedepankan profesionalisme dalam pengisian jabatan strategis di BSG.

Berita Terkait:  Gerilya Sosial Gusnar Ismail: Bantuan Langsung Pangan dan Kepekaan Sosial Pemimpin Daerah

“Semua nama yang beredar diinventarisir dan diteliti persyaratannya.

Pak Gubernur menekankan pentingnya profesionalisme, memiliki pengalaman perbankan, pengetahuan, tidak memiliki catatan hukum

dan syarat pendukung lainnya sehingga seseorang bisa dikatakan layak untuk menjadi komisaris,” jelasnya.

Hal kedua yang disampaikan adalah soal mekanisme dalam RUPS.

Berita Terkait:  Hadiri Wisuda Unisan Gorut, Kadispora Tekankan Peran Alumni dalam Kemandirian Daerah

“Setelah aspek profesionalisme yang utama, nama-nama calon direksi dan komisaris juga akan melalui mekanisme RUPS,

yakni akan dibahas oleh para pemegang saham sebelum diputuskan dalam RUPS,” tambahnya.

Saat ditanya soal adanya lobi-lobi antar pemegang saham, Noval menegaskan kembali komitmen Gubernur Gusnar. Noval mengatakan soal dinamika dan lobi-lobi itu ada dalam pembahasan RUPS, namun secara prinsip, gubernur berpegang teguh pada prinsip profesionalisme. (Rls) 

Berita Terkait:  Gusnar-Idah Resmikan Danau Perintis Sebagai Zona KHAS