Gorontalo

Penjagub Kukuhkan Fima Agustina Sebagai Bunda Disabilitas

×

Penjagub Kukuhkan Fima Agustina Sebagai Bunda Disabilitas

Share this article
Bunda Disabilitas
Fima Agustina saat dikukuhkan sebagai Bunda Disabilitas di Gedung Bele Li Mbui, Minggu, (3/12/2023). (Foto: Diskominfotik)

Hargo.co.id, GORONTALO – Ketua TP PKK Provinsi Gorontalo, Fima Agustina dikukuhkan sebagai Bunda Disabilitas, Minggu (3/12/2023).

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Minta POSSI jadi Motor Penggerak Pariwisata dan Konservasi Laut

Pengukuhan yang dilakukan oleh Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya tersebut berlangsung di Gedung Bele Li Mbui, Kota Gorontalo.

Kegiatah ini ditandai dengan pemasangan samir Bunda Disabilitas pada cara peringatan Hari Disabilitas Internasional tingkat Provinsi Gorontalo.

Berita Terkait:  Gusnar-Idah Lampaui Ekspektasi, Tahun 2025 Gorontalo Makin Maju dan Sejahtera

Ismail berharap agar tugas yang diemban Fima tersebut dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab.

Ia meminta agar nantinya ada kolaborasi dengan pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada mereka yang berkebutuhan khusus.

Berita Terkait:  Aktivasi IKD Bakal jadi Syarat Pengurusan Administrasi Kependudukan

“Berkolaborasi dengan seluruh potensi kegiatan sumber daya yang ada agar dapat memberikan yang terbaik untuk saudara-saudara kita,” kata Ismail.

“Semoga segala upaya yang kita ini dapat memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh penyandang disabilitas di Provinsi Gorontalo,” harapnya.

Berita Terkait:  Peringati HUT ke-80 RI, Pemprov Gorontalo Gelar Doa dan Dzikir Bersama

Ismail juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang selalu mendampingi penyandang disabilitas dalam mengembangkan berbagai potensinya.

“Terima kasih juga kepada tim Pansus DPRD,yang berhasil merumuskan Perda tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas,” ujarnya.

Berita Terkait:  Tahun Depan, Indeks Desa Jadi Dasar Perencanaan Pembangunan

Peringatan Hari Disabilitas Internasional tersebut dihadiri oleh perwakilan siswa SLB se-Provinsi Gorontalo.(Rilis)