Gorontalo

Gubernur Gusnar Genjot Hilirisasi Ayam, Dorong Ekonomi Lokal dan Tekan Kemiskinan

×

Gubernur Gusnar Genjot Hilirisasi Ayam, Dorong Ekonomi Lokal dan Tekan Kemiskinan

Share this article
Gubernur Gusnar Genjot Hilirisasi Ayam, Dorong Ekonomi Lokal dan Tekan Kemiskinan
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka HUT ke-19 Kabupaten Gorontalo Utara, Ahad (26/4/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mendorong percepatan transformasi ekonomi daerah melalui pengembangan program hilirisasi ayam terintegrasi.

Berita Terkait:  Kolaborasi GI-RH Beri Cahaya For Gorontalo Maju dan Sejahtera

Langkah ini diproyeksikan menjadi strategi utama dalam menekan angka kemiskinan sekaligus memperkuat pemanfaatan potensi lokal.

Gagasan tersebut disampaikan Gubernur Gusnar Ismail saat menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka HUT ke-19 Kabupaten Gorontalo Utara, Ahad (26/4/2026).

Berita Terkait:  Dinas Arpus Provinsi Gorontalo Fasilitasi Riset Bahasa Polahi di Perpustakaan H.B. Jassin

Ia mengungkapkan, dalam waktu dekat pemerintah provinsi akan membahas lebih lanjut skema pengembangan program tersebut bersama pihak terkait, termasuk PT Berdikari dan para kepala daerah.

Menurut Gubernur Gusnar Ismail, program hilirisasi ini lahir dari kebutuhan untuk mengoptimalkan produksi jagung Gorontalo yang mencapai sekitar 1,5 juta ton per tahun.

Berita Terkait:  Anugerah Paritrana Award 2023 Masuki Tahapan Wawancara Penilaian

Selama ini, komoditas tersebut lebih banyak dijual dalam bentuk mentah ke luar daerah, tanpa memberikan nilai tambah maksimal bagi masyarakat.

“Ke depan, jagung ini harus kita olah menjadi pakan ternak, sehingga menciptakan rantai ekonomi baru di daerah,” ujarnya.
Berita Terkait:  LPKA Gorontalo Tegaskan Komitmen Bersih Halinar, Integritas Petugas Diperketat

Ia menjelaskan, peluang pengembangan industri ayam terintegrasi semakin terbuka setelah adanya dukungan dari pemerintah pusat.

Gorontalo pun telah ditetapkan sebagai salah satu dari 12 provinsi yang menjadi lokasi pengembangan program tersebut.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Minta POSSI jadi Motor Penggerak Pariwisata dan Konservasi Laut

Gubernur Gusnar Ismail optimistis, jika dijalankan dengan baik, hilirisasi ayam dapat menjadi pintu masuk untuk menurunkan angka kemiskinan yang saat ini masih berada di kisaran 15 persen.

Ia pun mengajak pemerintah kabupaten untuk mulai membangun fondasi ekosistem peternakan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Berita Terkait:  Sidang Sinode XX GPIG Jadi Momentum Perkuat Kerukunan dan Pembinaan Generasi Muda

Tak hanya berbasis industri, Gubernur Gusnar Ismail menekankan pentingnya skema kemitraan yang berpihak pada masyarakat.

Ia mengusulkan agar porsi terbesar kegiatan peternakan diberikan kepada peternak lokal, sementara perusahaan berperan sebagai penggerak dan pendukung.

Berita Terkait:  Gelar Pemeran UMKM dan Pelayanan Publik, Pemprov Apresiasi Kanwil Kemenkumham

“Jangan semuanya dikelola perusahaan. Kita dorong sekitar 60 persen dikelola masyarakat melalui pemerintah kabupaten, sisanya oleh perusahaan,” tegasnya.

Program ini juga diarahkan menyasar kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Berita Terkait:  Wagub Idah Serahkan Bantuan Produksi untuk 105 UMKM Gorontalo Utara

Dengan kepemilikan ternak dalam skala kecil, masyarakat dinilai sudah dapat memperoleh sumber pendapatan yang berkelanjutan.

Di akhir penyampaiannya, Gusnar mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi di tengah keterbatasan fiskal daerah.

Berita Terkait:  Soal Nasib 329 Guru Non Database, Pemprov Sudah Berjuang dengan Beragam Cara

Ia yakin, sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat akan menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Gorontalo.(Rls)