Gorontalo

Penjagub: Latsargab Penting untuk Antisipasi Terjadinya Musibah

×

Penjagub: Latsargab Penting untuk Antisipasi Terjadinya Musibah

Share this article
Penjagub: Latsargab Penting untuk Antisipasi Terjadinya Musibah
Rudy Salahuddin saat memberikan sambutan pada pembukaan Latsargab kecelakaan kapal di aula rumah jabatan gubernur, Rabu (2/10/2024). (Foto: Diskominfotik)

Hargo.co.id, GORONTALO – Penjabat Gubernur Gorontalo, Rudy Salahuddin membuka Latihan SAR Gabungan (Latsargab) kecelakaan kapal di perairan Teluk Tomini, Rabu (2/10/2024).

Berita Terkait:  Wagub Idah Harap Layanan Perlindungan Anak Lebih Responsif

Pembukaan kegiatan yang digelar oleh Basarnas Gorontalo Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Provinsi Gorontalo ini berlangsung di aula rumah jabatan gubernur.

“Kegiatan ini sangat penting sebagai langkah antisipasi dan persiapan potensi SAR dalam menghadapi terjadinya musibah dan bencana,” kata Rudy Salahuddin.

Berita Terkait:  Pemerintah Kabupaten/Kota Diimbau Tak Naikkan PBB

“Apalagi Gorontalo ini termasuk daerah rawan bencana, sehingga dengan pelatihan diharapkan kita lebih antisipatif terhadap keadaan darurat,” sambungnya.

Menurutnya, pencarian dan pertolongan korban musibah dan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab Basarnas.

Berita Terkait:  Dukcapil Provinsi Gorontalo, Raih Penghargaan Dukcapil Prima Award 2023

Dibutuhkan koordinasi, kerja sama, dan sinergitas seluruh pihak terkait untuk penyelenggaraan bantuan operasi SAR yang cepat, tepat, dan berhasil.

“Tugas ini tentunya hanya dapat dilakukan apabila ada sumber daya SAR yang handal dan terampil, memiliki kekuatan fisik prima, serta rasa kemanusiaan yang tinggi,” imbuhnya.

Berita Terkait:  Tingkat Kesadaran Siswa Masih Rendah, Perekaman KTP-El Butuh Dukungan Dinas Pendidikan dan Kanwil Kemenag

Sementara itu Direktur Kesiapsiagaan Basarnas RI, Noer Isrodin Muchlisin, mengatakan latsargab bertujuan untuk memperkuat kompetensi personel, serta menguji dan mengecek kesiapan peralatan.

Tujuan lainnya adalah untuk menguji mekanisme dan prosedur pencarian dan pertolongan korban musibah dan bencana.

Berita Terkait:  Koperasi Merah Putih Kini Hadir di Desa Talango dan Desa Bualo Gorut

“Sehingga siapa berbuat apa, perannya seperti apa, itu mereka sudah tahu. Diharapkan dengan adanya latihan ini sinergitas dan kolaborasi akan terbangun,” jelas Noer Isrodin.

Seperti diketahui, Latsargab berlangsung selama tiga hari, 1 hingga 3 Oktober 2024. Peserta latsargab terdiri dari 20 personel Basarnas Gorontalo dan 32 orang dari instansi terkait.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Lakukan Kunjungan Balasan Ke Rumah Pribadi Bupati Boalemo

Pada kegiatan itu diserahkan penghargaan dari Basarnas kepada instansi yang telah berperan

membantu pencarian dan pertolongan korban tanah longsor di Desa Tulabolo, Kabupaten Bone Bolango.(Rilis)