Legislatif

Reses di Dulupi, Rensi Makuta Dorong Sinergi Desa dengan DPRD

×

Reses di Dulupi, Rensi Makuta Dorong Sinergi Desa dengan DPRD

Share this article
Reses di Dulupi, Rensi Makuta Dorong Sinergi Desa dengan DPRD
Suasana Reses yang dilaksanakan anggota DPRD Boalemo di Desa Tangga Jaya, Kecamatan Dulupi, Rabu (5/11/2025).

Hargo.co.id, GORONTALO – Anggota DPRD Kabupaten Boalemo, Rensi Makuta melaksanakan Reses masa persidangan pertama tahun 2025–2026 di Desa Tangga Jaya, Kecamatan Dulupi, Rabu (5/11/2025).

Berita Terkait:  KUR Belum Cair, Petani Jagung di Gorut Kesulitan Beli Pupuk

Kegiatan ini merupakan bagian dari reses serentak 25 anggota DPRD Boalemo di daerah pemilihan masing-masing, sebagai upaya menyerap langsung aspirasi masyarakat.

Dalam sambutannya, Hj. Rensi Makuta menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan masyarakat Desa Tangga Jaya atas sambutan hangat selama kunjungan.

Berita Terkait:  Banyak Aspirasi di Reses Tak Bisa Diakomodir, Ketua DPRD Boalemo Minta Maaf

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan titik ketiga dari rangkaian reses yang telah berlangsung sejak awal pekan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah desa yang telah menerima kami dengan baik. Ini sudah titik ketiga dari pelaksanaan reses kami,” ujar Rensi Makuta.

Berita Terkait:  DPRD Gorut Bentuk Pansus Penyelesaian Sengketa Lahan

Selama dialog, warga menyampaikan berbagai aspirasi penting terkait infrastruktur dan pembangunan desa, diantaranya perbaikan jalan poros Tangga Jaya, pembangunan plat deker di Dusun 1 dan 2, jembatan di Dusun 4, serta drainase di Dusun 1.

Warga juga mengusulkan penyediaan bibit jagung, rehabilitasi Masjid Al-Muhajirin, sambungan rabat beton, hingga perhatian terhadap status perangkat desa.

Berita Terkait:  Penonaktifan Kades Toto Utara, Pemkab Bone Bolango Mangkir dari RDP

Menanggapi hal itu, Hj. Rensi menegaskan bahwa semua aspirasi akan dibawa ke pembahasan DPRD, namun pelaksanaannya tetap harus mempertimbangkan prioritas pembangunan dan kemampuan anggaran daerah.

“Kami menampung seluruh aspirasi, tapi tentu harus disesuaikan dengan prioritas dan kondisi keuangan daerah,” jelas politisi Fraksi PDI Perjuangan itu.

Berita Terkait:  Thamrin: Pembahasan Ranperda Baiknya Punya Target Waktu

Selain itu, Rensi juga menyoroti pentingnya komunikasi aktif antara pemerintah desa dan DPRD,

terutama dalam upaya penanganan stunting di tingkat desa.

Berita Terkait:  Pemkab Gorut Diharap Suport Pembahasan Ranperda Zakat

“Saya berharap ada komunikasi yang lebih intens antara desa dan DPRD, khususnya dalam penanganan masalah stunting,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tangga Jaya, Safrudin Lamusu, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian anggota dewan terhadap kebutuhan masyarakatnya.

Berita Terkait:  DPRD Boalemo Sahkan Ranperda RTRW jadi Perda

“Kami berterima kasih kepada Ibu Rensi atas kunjungannya. Semoga aspirasi yang kami sampaikan bisa terealisasi, meskipun hanya sebagian,” ujarnya penuh harap.(Rls)