HeadlineKota Gorontalo

Semarak Koko’o Sambut Hari Pertama Ramadan di Gorontalo

×

Semarak Koko’o Sambut Hari Pertama Ramadan di Gorontalo

Share this article
Semarak Koko’o Sambut Hari Pertama Ramadan di Gorontalo
Suasana toki sahur atau yang lebih dikenal Koko’o oleh masyarakat Gorontalo di Bundaran Hulondalo Indah, Kamis (19/2/2026). (Foto: Nur Awalia/Mahasiswa magang UNG)

Hargo.co.id, GORONTALO – Denting musik, derap langkah peserta pawai, dan kilau kembang api memecah sunyi jelang dini hari.

Berita Terkait:  Seorang Petani Ditemukan Tewas di Area Persawahan Kelurahan Liluwo

Kawasan Bundaran Hulondalo Indah (HI) dipadati warga yang larut dalam gegap gempita Koko’o atau toki sahur, tradisi tahunan masyarakat Gorontalo dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Rabu (19/2/2026).

Tepat pukul 00.30 Wita, suasana kian semarak saat kegiatan resmi dibuka oleh pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Iskandar Moerad, mewakili Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea.

Berita Terkait:  Marten Geram, OPD Terkesan Cuek dengan Pelaporan Program

Pergantian hari menjadi penanda dimulainya pawai Koko’o yang diiringi penampilan musik dan pesta kembang api, menciptakan atmosfer penuh suka cita.

Ketua panitia, Fiqram Idrus, menjelaskan bahwa pelaksanaan tahun ini menghadirkan sejumlah sentuhan baru, terutama pada tata panggung yang dirancang lebih atraktif dan tertata.

Berita Terkait:  Marten Kembali Bongkar Kabinet, Bukan Karena Like and Dislike

Pembaruan tersebut dilakukan untuk memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat yang setiap tahun menantikan momentum ini.

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Di titik awal saja, kami memperkirakan sekitar seribu orang hadir malam ini,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Dana Hibah Pilkada di Kota Gorontalo Sudah Terealisasi 100 Persen

Menurut Fiqram, Koko’o bukan sekadar perayaan, melainkan simbol pelestarian budaya daerah yang diwariskan secara turun-temurun.

Ia menegaskan pentingnya memperkenalkan tradisi ini kepada generasi muda agar nilai-nilai kearifan lokal tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Berita Terkait:  Siswa SMK Negeri 1 Dungaliyo Kunjungi Gorontalo Post

Euforia menyambut Ramadan, lanjutnya, selalu terasa kuat di Gorontalo. Bahkan jauh hari sebelum pelaksanaan, masyarakat telah menanyakan jadwal Koko’o, sebuah bukti bahwa tradisi ini memiliki tempat istimewa di hati warga.

Panitia berharap Koko’o dapat terus digelar setiap tahun dengan inovasi yang lebih segar dan meriah.

Berita Terkait:  MTQ ke-31 Dibuka, Awali Semarak HUT ke-298 Kota Gorontalo

Dukungan Pemerintah Kota Gorontalo pun dinilai menjadi faktor penting terselenggaranya acara tersebut.

Meski pembukaan tahun ini diwakili, komitmen pemerintah untuk mendukung pelaksanaan Koko’o ke depan tetap disampaikan.

Berita Terkait:  Gelar Aksi di DPRD Kabgor, Tapera Pertanyakan Kelanjutan Persoalan Pemdes-BSG

Dengan gemuruh takbir yang sebentar lagi akan menggema dan cahaya kembang api yang perlahan meredup,

malam itu Gorontalo kembali menegaskan satu hal, tradisi dan kebersamaan selalu menjadi pintu awal menyambut Ramadan.(Mg-08)

Berita Terkait:  Dukung Festival Apangi, Pemkot Gorontalo Gandeng Distributor Gelar Pasar Murah