HeadlineMetropolis

Insiden Menghalangi Kerja-kerja Pers oleh Oknum Polisi: Besok Aliansi Wartawan Turun Aksi

×

Insiden Menghalangi Kerja-kerja Pers oleh Oknum Polisi: Besok Aliansi Wartawan Turun Aksi

Share this article
Insiden Menghalangi Kerja-kerja Pers oleh Oknum Polisi: Besok Aliansi Wartawan Turun Aksi
Para pewarta di Gorontalo ketika melakukan aksi demo beberapa waktu lalu. (Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Kasus intimidasi terhadap kerja-kerja wartawan oleh oknum pejabat utama Polda Gorontalo berinisial FT saat sejumlah wartawan meliput di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Gorontalo, Selasa (3/10/2023) sekitar pukul 17.20 Wita, menuai reaksi dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Gorontalo.

Berita Terkait:  Kantor PMI Bone Bolango Dibobol Paksa, dr. Santi: Mulai Ada Gaya Premanisme

Bagi PWI Gorontalo, insiden tersebut harusnya tak terjadi. Sebab, dalam menjalankan tugas dan fungsinya wartawan dilindungi oleh UU nomor 40 tentang Pers tahun 1999.

“Pada pasal 4 itu jelas bahwa Kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara; Terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran; Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi. Nah ini yang kemudian harus dipahami oleh mereka-mereka pemangku kepentingan. Jangan mereka yang melakukan tindakan intimidasi. Apalagi oknum ini mempunyi peranan penting di Polda Gorontalo,” kata Wakil Ketua pembelaan wartawan PWI Gorontalo, Andi Arifuddin.

Berita Terkait:  Menpora Dito Minta maaf Soal Aset Berstatus Hadiah Rp 162 M

Dia menuturkan, dalam ketentuan pidana pasal 18 UU Pers,

setiap orang yang melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang dapat menghambat atau

menghalangi ketentuan pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 terkait penghalang-halangi upaya media untuk mencari dan mengolah informasi,

dapat dipidana dalam pidana kurungan penjara selama 2 tahun atau denda paling banyak 500 juta rupiah.

“Kami minta agar seluruh anggota PWI Gorontalo kompak dan turun bersama-sama dengan wartawan untuk ikut aksi bersama untuk menuntut Kapolda mengevaluasi kinerja dari anggota-anggotanya,” tandasnya.(*)

Berita Terkait:  Kasus Dugaan Pemerkosaan di Marisa Naik Penyidikan, Satu Tersangka Langsung Ditahan

Rilis: PWI Gorontalo