Tiba di Gorontalo, 30 Pengikut Gafatar Langsung Dikarantina

×

Tiba di Gorontalo, 30 Pengikut Gafatar Langsung Dikarantina

Share this article
Para Pengikut Gafatar Saat Tiba Di Bandara Jalaludin Gorontalo. (Foto Dok. Gorontalo Post)

Mereka berbondong-bondong ke Kalimantan untuk bertani di tempat yang sama dengan para pengikut gafatar lainya. TK berharap agar warga Gorontalo bisa kembali menerima ia dan keluarganya serta seluruh eks anggota Gafatar saat kembali ke daerahnya masing-masing.

“Saya berharap warga bisa menerima kami kembali, karena kami tidak sesat dan Gafatar juga sudah dibubarkan, jadi sudah tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan dengan kami,” tambahnya.

Lebih lanjut TK mengatakan, dirinya ingin kembali menjalani kehidupannya yang normal seperti dulu lagi, tanpa takut dengan kelompok masyarakat manapun. (tr-45/hargo)

GORONTALO – Sebanyak 30 warga Gorontalo pengikut Gafatar dipulangkan dari Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur dan tiba di Bandara Djalaludin Gorontalo, Senin (22/2) petang kemarin.

Proses pemulangan pengikut Gafatar asal Gorontalo ini, mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan TNI.

Ratusan Warga yang mengaku keluarga para pengikut Gafatar, sudah memadati kawasan Bandara Djalaludin Gorontalo, untuk menyambut kedatangan sanak saudaranya yang ikut dalam kelompok Gafatar.

Setibanya di Bandara Gorontalo,Para pengikut Gafatar ini langsung disambut isak tangis para keluarga, suasana haru mewarnai pertemuan itu. harapan untuk berkumpul kembali dengan keluarga akhirnya tercapai juga.

Hanya saja para keluarga eks Gafatar ini belum langsung bisa berkumpul dengan keluarga, pertemuan di bandara pun berlangsung sangat singkat karena petugas dari Polri dan TNI mengawal ketat dan langsung membawa para pengikut Gafatar ini untuk di karantina oleh Dinas Sosial dan Badan Kesbangpol Gorontalo.

Informasi yang diperoleh Gorontalo Post menyebutkan, 30 eks Gafatar itu masing-masing AW (35), HN (26), RA (17), NA (5), AI (3 bulan), IN (40), RH (40), TK (30), UD (27), AA (9), SN (6), HI (36), RA (36), MI (11), LM (4 bulan), FBA (30), NH (30), FH (10), S (5), FA (31), DL (25), Q (3 bulan), HM (24), N (23), H (4), R (4), L(1), Ak (37), NB (26), dan M (1). dipulangkan atas biaya pemerintah. Mereka ditampung di Asrama Haji Balikpapan setelah gejolak pengusiran Gafatar terjadi beberapa waktu lalu.

Berbeda dengan di Kalimantan Barat, camp mereka di Kutai Barat Kalimantan Timur tidak sampai diamuk warga. Hanya saja mereka diminta untuk segera meninggalkan kalimantan.

Setelah didata dan menanti proses pemulangan ke Gorontalo, para pengikut organisasi yang belakangan ditetapkan sebagai organisasi terlarang itu akhirnya diterbangkan ke Gorontalo dengan Lion Air dari Balikpapan, Senin (22/2)

Sementara itu Berdasarkan pendataan terungkap, para eks pengikut Gafatar itu berjumlah 30 orang, 15 orang berasal dari Kabupaten Gorontalo Utara, 9 warga asal Kota Gorontalo, dan 6 warga Kabupaten Gorontalo.