“Kebetulan saya ada di Gorontalo, kantor berdekatan jadi datang saja mendaftar dan saya sebagai bakal calon sudah harus mempersiapkan kenderaan, bukan masalah kuantitasnya tetapi kualitasnya. Jangan dianggap PKB hanya dua kursi, satu kursi pun itu sangat berharga,” jelas Rustam.
Ditanyakan apakah dirinya masih yakin maju dalam Pilkada Kabgor? Sebab, diketahui jika nantinya ditetapkan sebagai calon bupati maupun wakil bupati tahun ini, Rustam tercatat sudah untuk ke empat kalinya ikut kontestasi ini, yakni satu kali menjadi wakil bupati dan dua kali calon bupati?
Rustam menjawab, dirinya belum patah semangat. Sebab, dirinya ingin mewujudkan Kabgor menjadi kabupaten unggul sejahtera dan bermartabat.
“Kita ini baru mendaftar bakal calon dan nanti ada seleksi internal partai, yang jelas persyaratan umum sudah dilengkapi,” jelasnya.
Ditanyakan soal banyaknya baliho kader NasDem Sofyan Puhi dimana-mana, namun yang duluan mendaftar adalah Rustam Akili apakah bagian dari strategi NasDem untuk mengecoh lawan?
Mendengar pertanyaan itu, Rustam hanya tersenyum sembari menjelaskan di NasDem ada tiga orang yang direkomendasikan, yakni Rahmiyati Yahya Bobihoe, Sofyan Puhi dan dirinya sendiri.
“Kalau ada kader NasDem yang pasang baliho, misalnya Sofyan Puhi itu tidak ada masalah. Karena partai menugaskan kita untuk melakukan sosialisasi, jadi silahkan saja bagaimana caranya melakukan sosialisasi, karena hasil rekom ada tiga bakal calon,” pungkasnya.












