Kabar Politik

Tiga Mantan Kadis Dukung MULUS, Satu Diantaranya Pernah jadi Cawabup Ismet Mile

×

Tiga Mantan Kadis Dukung MULUS, Satu Diantaranya Pernah jadi Cawabup Ismet Mile

Share this article
Tiga Mantan Kadis Dukung MULUS, Satu Diantaranya Pernah jadi Cawabup Ismet Mile
Ibrahim Ntau, Syahrun Malapu dan Zainal Abdi Ilolu.

Hargo.co.id, GORONTALO – Tiga mantan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) atau kepala dinas Pemkab Bone Bolango mendukung pasangan calon (Paslon) Merlan Uloli dan Syamsu Botutihe (MULUS).

Berita Terkait:  Rolis Helingo Dipastikan Rebut Satu Kursi di Parlemen Andalas

Ketiganya adalah Ibrahim Ntau, Syahrun Malapu dan Zainal Abdi Ilolu.

“Saya, Pak Syahrun dan Pak Ibrahim dukung MULUS,” kata Zainal diwawancarai via aplikasi messenger Facebook, Ahad (20/10/2024).

Berita Terkait:  Tak Ada Figur Baru, Pilkada Gorut Dinilai Tak Menarik

Menarik memang dukungan tiga eks birokrat ke Merlan dan Syamsu. Bagaimana tidak, ketiganya adalah mantan kepala dinas era pemerintahan Bone Bolango dinahkodai Ismet Mile. Ibrahim Ntau kala itu duduk sebagai Kepala Dinas PU, Syahrun Malapu Kepala Dinas Sosial dan Zainal Abdi Ilolu Kepala Dinas Pendidikan.

Bukan cuma itu, selain ketiganya adalah warga Bone Bolango, satu dari mereka pernah menjadi calon wakil bupati Ismet Mile pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2010, yakni Ibrahim Ntau.

Berita Terkait:  Mayjen TNI (Purn) Afanti Uloli Ditunjuk jadi Ketua Tim Pemenangan Tonny-Marten: Main Kotor, Kami Lawan

Dukungan para eks kepala dinas kepada Merlan Syamsu tentu punya alasan kuat. Seperti yang disampaikan Zainal. Kata dia, sudah saatnya memberikan kesempatan kepada kaum perempuan memimpin Bone Bolango. Sebab, kepala daerah sebelumnya yang berasal dari kalangan pria terjerat kasus korupsi.

“Waktunya gender menjadi pemimpin Bone Bolango. Bupati sebelumnya dari kaum pria berakhir dengan masalah hukum. Sudah saatnya pemerintahan Bone Bolango harus bersih,” kata Zainal.

Berita Terkait:  Pilgub Gorontalo: Barisan Pemuda Patriot Siap Menangkan Nelson-Kris

Alasan lain Zainal, yakni Merlan Uloli berani meninggalkan segala kemewahannya di Papua hanya karena besar rasa kepeduliannya untuk tanah kelahiran Bone Bolango.

“Dia (Merlan) juga memiliki jiwa pelayan rakyat yang tinggi,” ujar Zainal.

Berita Terkait:  Erwin Ismail, Tokoh Kunci Dibalik Pencalonan Gusnar-Idah di Pilgub

Selain itu, kata Zainal, belum genap setahun memimpin, Merlan sudah banyak membawa perubahan bagi Bone Bolango. Salah satunya di sektor angka kemiskinan yany turun hanya dalam kurun waktu tiga bulan, dimana pada Maret 2024 ada di angka 15,51 menjadi 14,80 persen.

“Itu data BPS, bukan asumsi ya,” pungkas Zainal.(*) 

Berita Terkait:  Resmi Dipecat, DPD PDIP Segera Memproses PAW Wahyudin Moridu di Deprov

Penulis: Rendi Wardani Fathan