Kota Gorontalo

Tingkatkan Kualitas SAKIP, Iskandar: Tinggalkan Pola Kerja Seremonial

×

Tingkatkan Kualitas SAKIP, Iskandar: Tinggalkan Pola Kerja Seremonial

Share this article
Tingkatkan Kualitas SAKIP, Iskandar_ Tinggalkan Pola Kerja Seremonial
Pelaksanaan kegiatan asistensi bersama tim pendamping dari KemenPANRB yang digelar di Bandhayo Lo Yiladia, Selasa (30/6/2026). (Foto: Prokopim)

Hargo.co.id, GORONTALOPemerintah Kota Gorontalo terus memperkuat reformasi birokrasi dengan meningkatkan kualitas penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Berita Terkait:  Malam Takbiran, Rema Muda Molosipat U bakal Gelar Pawai Obor Keliling

Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan asistensi bersama tim pendamping dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) yang digelar di Bandhayo Lo Yiladia, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Iskandar Moerad, dan diikuti para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) beserta penanggung jawab SAKIP dari seluruh puskesmas di Kota Gorontalo.

Berita Terkait:  Revitalisasi Belle Li Mbui Dikebut, Pemkot Siapkan MPP untuk Mudahkan Warga

Dalam arahannya, Iskandar menegaskan bahwa SAKIP tidak boleh dipandang sebatas kewajiban administratif atau penyusunan laporan tahunan.

Menurutnya, sistem tersebut merupakan instrumen utama untuk memastikan setiap program pemerintah berjalan efektif, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Berita Terkait:  Program Pengendalian Banjir di Kota Gorontalo Masuk Fase Pengadaan Lahan

Ia menjelaskan, SAKIP mengintegrasikan seluruh tahapan penyelenggaraan pemerintahan, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan program hingga evaluasi kinerja.

Maka dari itu, penggunaan setiap anggaran daerah harus mampu menghasilkan capaian yang dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Berita Terkait:  Efisiensi Anggaran: Pemkot Gorontalo Tiadakan Pembangunan Infrastruktur, Hanya Pemeliharaan

“Setiap rupiah yang dikeluarkan melalui APBD harus memberikan hasil yang benar-benar dirasakan masyarakat. Inilah esensi dari penerapan SAKIP,” tegas Iskandar.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah aspek yang perlu dibenahi dalam implementasi SAKIP di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo.
Berita Terkait:  Tampil dengan Tema Warna Adat Gorontalo, Arzetta Ramadhani Gobel Pukau Pengunjung IFW 2024

Seluruh OPD diminta memperkuat keterpaduan antara dokumen perencanaan dan penganggaran, menyusun indikator kinerja yang lebih terukur, serta menetapkan target yang realistis agar pelaksanaan program lebih efektif.

Iskandar juga menekankan bahwa keberhasilan penerapan SAKIP bukan hanya menjadi tanggung jawab Bagian Organisasi, melainkan menjadi komitmen seluruh perangkat daerah.

Berita Terkait:  Razia di Kosan dan Penginapan, Satpol PP Kota Gorontalo Amankan 4 Pasang Non Muhrim

Setiap kepala OPD diharapkan mampu membangun budaya kerja yang berorientasi pada hasil, bukan sekadar menuntaskan kegiatan.

Menurutnya, tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik terus meningkat. Karena itu, aparatur pemerintah harus mampu menghadirkan layanan yang cepat, transparan, mudah diakses, dan berkualitas.

Berita Terkait:  Protes Pembatasan Layanan BPJS, Adhan: Hanya Bikin Rugi Rakyat dan Daerah

“Orientasi kerja kita tidak lagi sekadar menyelesaikan kegiatan, tetapi bagaimana program yang dijalankan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Iskandar meminta seluruh peserta memanfaatkan forum asistensi tersebut sebagai ruang untuk mengevaluasi berbagai kendala dalam penerapan SAKIP sekaligus menyerap masukan dari tim Kementerian PANRB.

Berita Terkait:  Sampah Berserakan di Jalan Sawit, DLH: Kurangnya Kesadaran Warga

Ia berharap seluruh rekomendasi yang dihasilkan dapat segera ditindaklanjuti oleh masing-masing OPD

sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, efektif,

Berita Terkait:  Penerapan Retribusi Coffe Street Pemkot: Hanya Rp. 10 Ribu, Tak Bikin Kantong Pedagang Jebol

dan berorientasi pada kinerja yang berdampak bagi masyarakat.(Adv)