Gorontalo

Tutup Tahun 2025, Pemprov Gorontalo Gelar Zikir dan Doa Bersama

×

Tutup Tahun 2025, Pemprov Gorontalo Gelar Zikir dan Doa Bersama

Share this article
Tutup Tahun 2025, Pemprov Gorontalo Gelar Zikir dan Doa Bersama
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail ketika menyerahkan bantuan kepada salah satu peserta zikir.

Hargo.co.id, GORONTALOPemerintah Provinsi Gorontalo mengakhiri tahun 2025, dengan kegiatan zikir dan doa bersama di halaman Museum Purbakala Provinsi Gorontalo, Rabu malam (31/12/2025).

Berita Terkait:  Pemprov Gorontalo Perkuat Sinergi Pendidikan, Fokus Tekan Angka Anak Tidak Sekolah

Kegiatan diikuti oleh ribuan aparatur sipil negara (ASN), serta para tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat.

Zikir dan doa bersama diawali dengan pembacaan selawat nabi oleh Ikatan Persaudaraan Qari-Qariah dan Hafidz-Hafidzah (IPQAH) Provinsi Gorontalo. Dilanjutkan dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh lima qariah Gorontalo berprestasi.

Berita Terkait:  Ribuan Warga Bone Bolango Serbu Pasar Murah Pemprov Gorontalo

“Kehadiran kita pada kegiatan ini selain berzikir dan berdoa, juga untuk merefleksi apa yang sudah dilakukan oleh jajaran Pemerintah Provinsi Gorontalo sebagai pengemban amanah rakyat,” kata Gubernur Gusnar Ismail dalam sambutannya.

Gusnar Ismail mengutarakan, secara umum perjalanan pemerintahan di tahun 2025 telah berlangsung lancar dan sukses.

Berita Terkait:  PENAS XVII Dongkrak Ekonomi Gorontalo, Transaksi UMKM Tembus Rp1,66 Miliar

Meski demikian, gubernur mengakui bahwa di sana sini masih ada kekurangan dan hambatan.

“Alhamdulillah tahun 2025 kita bisa lewati dengan baik.

Berita Terkait:  Target Rekam KTP di Provinsi Gorontalo Hingga Desember 2024, Kabgor Paling Sedikit

Berbagai macam keberhasilan telah kita torehkan,

namun ada juga catatan-catatan yang belum berhasil dan ini menjadi tantangan kita ke depan,” ujarnya.

Berita Terkait:  Bedah Jantung Terbuka di RSAS, Gubernur: Langkah Penting Dekatkan Layanan Kesehatan

Diakhir sambutannya Gubernur Gusnar Ismail kembali mengimbau ASN dan seluruh masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui pemberikan infak untuk pembangunan masjid raya Gorontalo Islamic Centre (GIC).

Gusnar Ismail menegaskan bahwa GIC tidak dibangun dengan dana APBD, tetapi dengan sumbangan, sedekah, dan infak seluruh masyarakat.

Berita Terkait:  19.405 Orang di Gorontalo Sudah Miliki Identitas Kependudukan Digital

“Berinfak tidak ada paksaan, tidak ada batas minimal dan maksimal. Silahkan berapa saja karena berinfak adalah urusan langit,” tegas Gusnar Ismail. (Rls)