Kab. Gorontalo

Wabup Tonny Dorong Posyandu Jadi Layanan Terpadu Berbasis Enam SPM

×

Wabup Tonny Dorong Posyandu Jadi Layanan Terpadu Berbasis Enam SPM

Share this article
Wabup Tonny Dorong Posyandu Jadi Layanan Terpadu Berbasis Enam SPM
Wakil Bupati Tonny S. Junus berfoto bersama Ketua TP PKK Maryam Puhi Pago dengan peserta Bimtek.

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus memperkuat peran Posyandu sebagai pusat layanan terpadu di tingkat desa, tidak hanya di sektor kesehatan, tetapi juga mencakup pendidikan, sosial, hingga perlindungan masyarakat.

Berita Terkait:  SPIP Harus jadi Elemen dari Budaya Kerja

Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus, menegaskan bahwa transformasi Posyandu menjadi kebutuhan mendesak agar mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks.

Hal itu disampaikannya saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu Bidang Kesehatan tingkat kabupaten tahun 2026 di Grand Bukit Proja.

Berita Terkait:  Evaluasi Kinerja Kades, Nelson Ingatkan Penuntasan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

“Posyandu saat ini tidak lagi sekadar tempat pelayanan kesehatan dasar. Fungsinya harus berkembang menjadi pusat layanan terpadu yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat,” ujar Tonny Junus.

Ia menilai, keberhasilan transformasi tersebut sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia, khususnya Tim Pembina dan kader Posyandu.

Berita Terkait:  Banjir Terjang Beberapa Wilayah di Kabgor: Puluhan Rumah Terendam, Sejumlah Destinasi Wisata Ikut Terdampak

Tanpa kapasitas yang memadai, konsep penguatan Posyandu dinilai tidak akan memberikan dampak signifikan di lapangan.

Tonny Junus juga menyoroti peran penting Posyandu dalam upaya percepatan penurunan stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak, serta deteksi dini berbagai persoalan kesehatan masyarakat.

Berita Terkait:  Sofyan-Tony Pastikan Janji Kampanye Tetap akan Ditunaikan

Menurutnya, intervensi awal yang dilakukan di Posyandu menjadi kunci dalam mencegah risiko kesehatan yang lebih serius.

“Di Posyandu, pemantauan tumbuh kembang anak, perbaikan gizi keluarga, hingga edukasi kesehatan dilakukan secara langsung. Ini menjadi garis depan dalam menjaga kualitas generasi kita,” jelasnya.

Berita Terkait:  Wayang Kulit Semalam Suntuk, Wabup Tonny: Jangan Sampai Identitas Desa Hilang

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya dukungan terhadap program imunisasi nasional, khususnya kampanye kejar imunisasi campak yang berlangsung hingga April 2026.

Ia mengajak seluruh orang tua untuk aktif membawa anak ke Posyandu atau fasilitas kesehatan terdekat sebagai langkah perlindungan dini.

Berita Terkait:  Sekolah Terpencil di Kabgor bakal Diisi Kepsek Baru

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen memperkuat kelembagaan Posyandu melalui peningkatan kapasitas kader serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.

“Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal harus dijalankan secara optimal. Kita ingin Posyandu benar-benar menjadi motor penggerak dalam pencapaian target pembangunan daerah,” pungkasnya.(Adv) 

Berita Terkait:  Buka KMD Pramuka, Sugondo Tekankan Penguatan Karakter