Sabtu, 2 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Waduh ! Petani Gigit Jari, Hasil Panen Menurun

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Jumat, 29 April 2016 | 13:50 Tag: ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – Musim panen kali ini, para petani di Gorontalo tak bisa bernafas lega. Pasalnya, hasil panen yang mereka peroleh tak sesuai dengan harapan. Para petani mengaku, panen mengalami penurunan hingga 20 persen.

Seperti halnya persawahan di Jalan Barito, Kelurahan Bulotadaa Timur, Kota Gorontalo. Di kawasan itu, para petani mengaku kesulitan mendapatkan air karena kemarau panjang.

Nikson Kelo, salah seorang petani di Jalan Barito ini mengatakan, tahun lalu, hasil panen satu hektar sawah bisa mencapai 75 karung gabah. Namun saat ini, diperkirakan hanya bisa mencapai 65-70 karung gabah.

“Saat ini hasil panen memang menurun, biasanya dalam satu pantango atau sekitar 250 meter persegi lahan sawah hasil panen bisa mencapai 15 karung padi gabah, namun saat ini hanya ada bisa mencapai 12 karung padi gabah per pantango,” ungkap Nikson.

Ia mengungkapkan, jenis padi yang saat ini mengalami penurunan hasil panen yaitu jenis padi ciheran. “Ciheran menurun hasil panennya, kecuali Impari 30 yang masih tetap normal,” ungkap Nikson.

Sementara itu, hal senada juga disampaikan Syamsu Panigoro, salah seorang pemilik gilingan padi. Ia mengatakan, saat ini, padi petani yang masuk di gilingan padinya mengalami penurunan dari tahun sebelunya.

“Panen tahun kemarin yang masuk di gilingan padi ini sekitar 4 ribuan karung padi gabah, namun saat ini hanya sekitar 3 ribuan karung padi gabah,” ungkap Syamsu.(tr- 51/hargo)

(Visited 8 times, 1 visits today)

Komentar