Kab. Bone Bolango

Wujudkan Visi RPJPD 2025-2045, Merlan: Hindari Budaya Tutuhiya

×

Wujudkan Visi RPJPD 2025-2045, Merlan: Hindari Budaya Tutuhiya

Sebarkan artikel ini
Wujudkan Visi RPJPD 2025-2045, Merlan_ Hindari Budaya Tutuhiya
Bupati Bone Bolango Merlan S. Uloli menghadiri sekaligus membuka Musrenbang dalam rangka penyusunan dokumen RPJPD Kabupaten Bone Bolango tahun 2025-2045, di Aula BPMP Gorontalo, Rabu (3/7/2024). (Foto: Yudi)

Hargo.co.id, GORONTALO – Rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) Kabupaten Bone Bolango tahun 2025-2045 telah disusun. Pada RPJPD tersebut, daerah yang dipimpin oleh Bupati Merlan S. Uloli ini, mengusung visi Bone Bolango harmonis, maju, unggul dan berkelanjutan.

Berita Terkait:  Sempat Diblokir, Akses Jalan Kompleks Kantor Pemerintahan di Bone Bolango Kembali Dibuka

badan keuangan

Adapun misi RPJPD Kabupaten Bone Bolango tahun 2025–2045, diantaranya

mewujudkan transformasi ekonomi daerah, mewujudkan transformasi sosial dan ketahanan budaya,

badan keuangan

mewujudkan pemerataan pembangunan wilayah, infrastruktur berkualitas serta lingkungan yang lestari,

dan mewujudkan transformasi tata kelola pemerintahan.

Bupati Merlan S. Uloli menegaskan dalam mewujudkan visi-misi RPJPD Bone Bolango tahun 2025-2045 tersebut, dirinya tidak menginginkan adanya pemikiran yang primodial, budaya tutuhia dan pemikiran negatif, serta tertutup.

Berita Terkait:  Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kabila, Pemkab Bone Bolango Hadirkan Dokter Spesialis

“Dalam menjalankan pemerintahan ini, kita harus lebih terbuka dalam berpikir dan lebih konstruktif dalam mengambil kebijakan,”tegas Bupati Merlan Uloli pada musyawarah rencana pembangunan daerah (Musrenbang) dalam rangka penyusunan dokumen RPJPD Kabupaten Bone Bolango tahun 2025-2045, di Aula BPMP Gorontalo, Rabu (3/7/2024).

Merlan membeberkan agenda pembangunan 2025-2045 di Bone Bolango sangat banyak. Diantaranya, tahun 2025-2029 penguatan produktivitas ekonomi, pemenuhan layanan dasar, peningkatan kualitas SDM, dan perlindungan sosial, serta tata kelola pemerintahan.

Berita Terkait:  Klinik Pratama Anugerah Kabila Peroleh Bantuan Ambulance Berkat Aspirasi Racmat Gobel

Selanjutnya, tahun 2030-2034 percepatan pemerataan kualitas SDM, pengembangan wilayah pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan. Sementara di tahun 2035-2039 penguatan daya saing SDM, akselerasi ekonomi inklusif dan tata kelola pemerintahan yang adaptif dan akuntabel.

Terakhir, di tahun 2040-2045 perwujudan Bone Bolango harmonis, maju, dan berkelanjutan.

Berita Terkait:  Bantu Pembangunan Masjid Al-Amin, Merlan Pakai Dana Pribadi

“Momentum ini sangat baik untuk menentukan arah pembangunan jangka panjang Bone Bolango yang kita cintai ini,” papar bupati perempuan pertama di Gorontalo itu.(Rls)



hari kesaktian pancasila