Gorontalo

Kabar Gembira, Tunjangan Pegawai TU SMA Sederajat di Gorontalo Bakal Naik

×

Kabar Gembira, Tunjangan Pegawai TU SMA Sederajat di Gorontalo Bakal Naik

Sebarkan artikel ini
SMA sederajat
Penjagub Ismail Pakaya saat rapat virtual bersama seluruh Kepala Sekolah SMA SMK sederajat dan pegawai Tata Usaha di Rujab Gubernur, Sabtu (8/7/2023). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk jajaran PNS Tata Usaha (TU) dilingkup SMA sederajat di Provinsi Gorontalo bakal naik.

Berita Terkait:  Penjagub Terima Rekomendasi Pengelolaan Lingkungan dari FORDAS Gorontalo

Hal itu dijanjikan oleh Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya pada rapat bersama Kepala Sekolah dan perwakilan TU SMA/SMK/SLB, Sabtu (8/7/2023).

Ismail mengaku telah menerima keluhan dari pegawai TU yang mengatakan TPP yang diterima berbeda dengan staf OPD di masing-masing Dinas.

Berita Terkait:  Gerak Cepat Gubernur Tangani Bencana di Taluditi, Kerahkan Excavator Bersihkan Material Longsor

“Saya terima laporan dari TU terkait TPP. Ternyata TPP yang diterima oleh TU itu sejumlah Rp750 ribu. Ini sudah ada sejak pengalihan SMA sederajat ke Provinsi,” kata Ismail.

“Sementara staf di dinas dinas lain menerima Rp 2,5 juta perbulan. Mereka mempertanyakan apa bedanya dengan mereka (TU),” tambah Ismail.

Berita Terkait:  BPOM dan Sejumlah OPD di Gorontalo Turun Lapangan Uji Kelayakan Takjil, Ini Hasilnya

Ia menyebut keluhan ini sudah dikaji bersama sama dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Badan Keuangan. Pihaknya memutuskan kenaikan TPP untuk TU ini akan dimasukan pada APBD tahun 2024.

Ia meminta seluruh TU untuk bersabar dan tetap melakukan tugas dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab.

Berita Terkait:  Pemprov Gorontalo Terapkan SP2D Online, Proses Pencairan Dana Kini Serba Digital

“Saya akan tinjau penerima TPP ini di tahun depan. Jadi para TU akan dinaikkan, tapi belum tahun ini karena kita baru bahas ini dengan DPRD,” kata Ismail.

“TPP untuk TU sekolah akan disesuaikan di anggaran 2024,” sahut penjagub yang disambut gembira oleh perwakilan TU.

Berita Terkait:  Sebanyak 888.565 Penduduk Gorontalo Sudah Kantongi KTP El

Staf Ahli di Kementrian Ketenagakerjaan RI ini juga memperhatikan nasib guru non sertifikasi yang selama ini menerima TPP Rp1 juta.

Menurut Ismail, jumlah tersebut juga tidak sesuai dengan kinerja para guru non sertifikasi.

Berita Terkait:  Kembali Sidak Dapur SPPG, Wagub Idah Tekankan Aspek Kebersihan Food Tray MBG

“Kami juga akan mengkaji kenaikan TPP guru non sertifikasi ini di tahun depan sama sama dengan PNS TU,” tandasnya.(*)

Penulis: Sucipto Mokodompis