Hargo.co.id, GORONTALO – Pencegahan perkawinan anak menjadi langkah strategis dalam menurunkan angka stunting di Provinsi Gorontalo.
Kedua persoalan tersebut saling berkaitan dan menjadi tantangan serius dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia daerah.
Penegasan ini disampaikan Wagub Idah Syahidah pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pencegahan Perkawinan Anak dan Penurunan Stunting yang berlangsung di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Gorontalo, Kamis (18/12/2025).
Idah Syahidah menjelaskan, praktik perkawinan anak tidak hanya menghambat akses pendidikan dan masa depan, tetapi juga meningkatkan risiko kesehatan bagi ibu dan anak.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada kualitas tumbuh kembang anak, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap tingginya angka stunting.
“Perkawinan anak dan stunting adalah persoalan yang saling berkaitan. Risiko kesehatan ibu dan anak akibat perkawinan anak pada akhirnya berdampak pada kualitas tumbuh kembang anak,” ujar Idah Syahidah.
Melalui forum FGD ini, Wagub berharap seluruh peserta dapat mengidentifikasi akar permasalahan secara komprehensif,
merumuskan strategi dan kebijakan yang tepat sasaran, serta memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas sektor,
baik pemerintah, lembaga nonpemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, maupun dunia pendidikan.
Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga dan masyarakat sebagai garda terdepan dalam perlindungan anak serta pemenuhan gizi yang optimal.
Menurutnya, anak-anak merupakan investasi terbesar daerah yang harus dijaga dan dilindungi sejak dini.
“Anak-anak Gorontalo harus tumbuh sehat, cerdas, berdaya saing, serta terlindungi dari praktik-praktik yang merugikan masa depan mereka,” tegasnya.
Wagub mengajak seluruh pihak untuk menjadikan hasil FGD sebagai dasar penguatan program dan kebijakan nyata di lapangan, bukan sekadar rekomendasi administratif.
Di akhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. (Rls)












