Gorontalo

Pemutakhiran Indeks Desa Membangun di Provinsi Gorontalo Rampung Tepat Waktu

×

Pemutakhiran Indeks Desa Membangun di Provinsi Gorontalo Rampung Tepat Waktu

Share this article
Pemutakhiran Indeks Desa Membangun di Provinsi Gorontalo Rampung Tepat Waktu
Indeks Desa Membangun (IDM).

Hargo.co.id, GORONTALO – Proses penginputan pemutakhiran Indeks Desa Membangun (IDM) di Provinsi Gorontalo berhasil dirampungkan sesuai batas waktu yang telah ditargetkan.

Berita Terkait:  Empat Warga Sri Lanka Dideportasi Pekan Depan

Plt Kadis Dukcapil PMD Provinsi Gorontalo, Zukri Surattinojo mengungkapkan data IDM dari 657 desa yang ada di seluruh kabupaten yang ada di provinsi gorontalo berhasil rampung 100 persen pada tanggal 31 Juli 2024.

“Alhamdulilah, datanya berhasil dirampungkan 100 persen pada tanggal 31 Juli , sesuai dengan batas akhir jadwal pemutakhiran,” kata Zukri Surattinojo dalam keterangannya, Jumat (2/8/2024).

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Diminta jadi Penasihat Alumni SMAN 3 Gorontalo

Dirinya berharap, dengan selesainya pendataan desa itu, seluruh desa yang ada di Provinsi Gorontalo

memiliki data yang objektif dalam menyusun perencanaan pembangunan desa.

“Kami berharap dengan rampungnya adata ini, perencanaan pembangunan desa akan lebih baik karena memiliki data yang akurat dan semakin mudah kebutuhan sistem administrasi Desa kedepannya,” imbuhnya.

Berita Terkait:  Bantu Korban Banjir, Pemprov Gorontalo Siapkan Dapur Umum untuk Warga

Sementara itu, Plt. Kepala Bidang PPMD-P Dukcapil PMD Provinsi Gorontalo, Irfan Gani menjelaskan,

IDM adalah prakarsa pemerintah dalam upaya mengukur status perkembangan desa sebagai bahan

menyusun rekomendasi kebijakan yang diperlukan.

“Dalam pengukuran IDM, desa diklasifikasi ke dalam dalam lima status yaitu Desa Sangat Tertinggal,

Desa Tertinggal, Desa Berkembang, Desa Maju dan Desa Mandiri,” kata Irfan Gani.

Berita Terkait:  Gorontalo Darurat Pinjaman Dana Ilegal, Gubernur Gusnar Imbau Warga Jaga Data Pribadi

Dirinya menambahkan, indikator yang digunakan untuk mengukur IDM di antaranya adalah Ketahanan Sosial yang mencakup variabel kesehatan, pendidikan, modal sosial. Kemudian ketahanan ekonomi serta lingkungan atau ekologi.(*)

Penulis: Sucipto Mokodompis 

Berita Terkait:  Dampak dari Bansos Perlu Dievaluasi Secara Berkala