Gorontalo

Pemutakhiran Indeks Desa Membangun di Provinsi Gorontalo Rampung Tepat Waktu

×

Pemutakhiran Indeks Desa Membangun di Provinsi Gorontalo Rampung Tepat Waktu

Share this article
Pemutakhiran Indeks Desa Membangun di Provinsi Gorontalo Rampung Tepat Waktu
Indeks Desa Membangun (IDM).

Hargo.co.id, GORONTALO – Proses penginputan pemutakhiran Indeks Desa Membangun (IDM) di Provinsi Gorontalo berhasil dirampungkan sesuai batas waktu yang telah ditargetkan.

Berita Terkait:  Bantuan Pangan Beras untuk 116.276 KPM Mulai Didistribusi, Gusnar: Tiap KK Terima 20 Kg

Plt Kadis Dukcapil PMD Provinsi Gorontalo, Zukri Surattinojo mengungkapkan data IDM dari 657 desa yang ada di seluruh kabupaten yang ada di provinsi gorontalo berhasil rampung 100 persen pada tanggal 31 Juli 2024.

“Alhamdulilah, datanya berhasil dirampungkan 100 persen pada tanggal 31 Juli , sesuai dengan batas akhir jadwal pemutakhiran,” kata Zukri Surattinojo dalam keterangannya, Jumat (2/8/2024).

Berita Terkait:  Tindak Lanjuti Keluhan Menu MBG, Dini Hari Wagub Idah Sidak Sejumlah SPPG

Dirinya berharap, dengan selesainya pendataan desa itu, seluruh desa yang ada di Provinsi Gorontalo

memiliki data yang objektif dalam menyusun perencanaan pembangunan desa.

“Kami berharap dengan rampungnya adata ini, perencanaan pembangunan desa akan lebih baik karena memiliki data yang akurat dan semakin mudah kebutuhan sistem administrasi Desa kedepannya,” imbuhnya.

Berita Terkait:  BPOM Edukasi Pedagang Takjil: Jangan Gunakan Boraks dan Formalin

Sementara itu, Plt. Kepala Bidang PPMD-P Dukcapil PMD Provinsi Gorontalo, Irfan Gani menjelaskan,

IDM adalah prakarsa pemerintah dalam upaya mengukur status perkembangan desa sebagai bahan

menyusun rekomendasi kebijakan yang diperlukan.

“Dalam pengukuran IDM, desa diklasifikasi ke dalam dalam lima status yaitu Desa Sangat Tertinggal,

Desa Tertinggal, Desa Berkembang, Desa Maju dan Desa Mandiri,” kata Irfan Gani.

Berita Terkait:  Bappeda Pacu Inovasi OPD, Kelengkapan Eviden Jadi Kunci Penilaian IID 2026

Dirinya menambahkan, indikator yang digunakan untuk mengukur IDM di antaranya adalah Ketahanan Sosial yang mencakup variabel kesehatan, pendidikan, modal sosial. Kemudian ketahanan ekonomi serta lingkungan atau ekologi.(*)

Penulis: Sucipto Mokodompis 

Berita Terkait:  NPHD For Pilkada 2024 Ditandatangani