Hargo.co.id, GORONTALO – Penyebab kebakaran di depan Kampus II Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo diduga akibat Korsleting Listrik.
Kebakaran yang terjadi di Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Jumat (13/10/2023) itu diketahui tergolong besar.
Pasalnya, satu unit rumah dan bangunan yang terdiri dari Depot air minum, toko pakaian, warung makan hingga kos-kosan hangus terbakar.
Nurawin Tariki (24), karyawan toko pakaian yang berada di bagian depan bangunan rumah menuturkan, sumber api berasal dari dibagian belakang.
Saat kebakaran terjadi, dirinya berada di toko. Saat itu, dirinya mendengar teriakkan kebakaran dari arah belakang dan langsung memadamkan listrik.
Hanya berselang beberapa saat, kebakaran langsung membesar dan merambat ke bagian depan. Dirinya yang panik langsung menyelamatkan barang berharga.
“Dari belakang saya mendengar teriakkan kebakaran. Jadi saya langsung memadamkan listrik dan berteriak minta tolong,” kata Nurawin.
Warga sekitar yang mendengar teriakkannya langsung menghubungi pemadam kebakaran dari BPBD Kabupaten Gorontalo untuk meminta bantuan.
Danru Jaya UPTD Damkar BPBD Kabupaten Gorontalo Deni Gosal mengaku, Timnya tiba di lokasi kebakaran hanya berselang empat menit setelah menerima informasi.
“Kami menurunkan dua armada dan sembilan personil juga dibantu oleh Damkar Provinsi Gorontalo. Jadi totalnya ada 20 lebih personil yang diturunkan,” tuturnya.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, kata Deni, sumber api berasal dari korsleting di tiang listrik yang berada di bagian belakang bangunan tersebut.
“Untuk penyebab pastinya nanti akan kami serahkan ke pihak kepolisian untuk mencari tahu lebih lanjut penyebab kebakaran ini,” kata Deni.
Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja, kerugian yang ditimbulkan terbilang cukup besar.
Terutama di depot air minum. Juga sejumlah barang berharga seperti leptop, printer dan lemari serta kasur milik penghuni kos kosan.(*)
Penulis: Sucipto Mokodompis












