Hargo.co.id, GORONTALO – Hulonthalo Art and Craft Festival (HACF) 2024 yang ditutup pada Sabtu (5/10/2024) pekan kemarin diapresiasi oleh Penjabat Gubernur Gorontalo, Rudy Salahuddin.
Kegiatan yang berlangsung Grand Palace Convention Center (GPCC) Kota Gorontalo sejak 3 Oktober 2024 ini berlangsung meriah, karena diisi dengan beragam penampilan oleh sejumlah UMKM lokal.
“HACF bukan sekadar promosi ekonomi kreatif, tapi juga sebagai tempat untuk terus melestarikan dan mengembangkan budaya Gorontalo,” kata Rudy Salahuddin.
Di lokasi pameran, berbagai baju karawo dari para perajin maupun produk UMKM lokal dipamerkan. Diantaranya adalah jersey karawo yang ditampilkan oleh UMKM Olami bersama Patah Kompas Clothing.
Kolaborasi kedua UMKM ini menghasilkan jersey karawo. Fashion ini memadukan sulaman khas Gorontalo, Karawo, dengan konsep modern yang stylish, sesuai dengan tren anak muda saat ini.
UMKM OLAMI dikenal dengan produksi kain Karawo dan busana ready-to-wear, sedangkan PATAH KOMPAS CLOTHING yang bergerak di bidang fesyen konveksi sablon dan printing.
Kolaborasi menarik antara dua UMKM lokal di Gorontalo menghasilkan sebuah inovasi fashion yang menggabungkan elemen budaya lokal dengan kebutuhan aktivitas modern.
“Kami memiliki visi yang sama, yaitu mempopulerkan sulaman Karawo sehingga dapat diterima oleh semua kalangan, termasuk dalam kegiatan olahraga,” kata Ismet D Luawo selaku Owner OLAMI.
Terinspirasi dari sosial, budaya, dan alam Gorontalo, jersey karawo ini menampilkan kontur gambar Danau Limboto dan Sungai Bone, yang mencerminkan kehidupan masyarakat setempat.
“Ini kami jadikan ide untuk membuat outfit yang keren, tetapi tetap bangga menggunakan sulaman Karawo,
yaitu memadukan keindahan sulaman khas Gorontalo dengan tren olahraga,” ujar Ismet.
Dari sisi fashion, Jersey ini memiliki beberapa detail yang unik. Pada bagian lengan, jersey dihiasi dengan sulaman Karawo bermotif pitate yang membuat jersey Karawo ini tidak hanya tampil estetik, tetapi juga fungsional.
Keunikan lain dari produk ini adalah fitur “Karaglow,” yaitu sulaman Karawo yang menyala dalam gelap,
terinspirasi dari tradisi Tumbilotohe, membuatnya semakin istimewa dan inovatif.
“Pemilihan warna pada jersey menggunakan pattern hijau, yang terinspirasi dari tanaman endemik Alocasia tanduk rusa,” tambah Ismet.
Jersey ini juga dirancang dengan bahan dryfit UV Protection printing yang memiliki keunggulan
dalam penyerapan keringat, ringan, tahan air, serta dilengkapi dengan anti-UV,
sehingga cocok digunakan untuk olahraga outdoor.
Ismet mengatakan, Jersey Karawo ini perdana ditampilkan HACF 2024. Saat ini, kata dia, pembelian bisa melalui media sosial dengan menghubungi Instragram olami_gto atau di nomor 0852-4192-1977.
“Dengan tren kegiatan olahraga yang kian populer di kalangan anak muda,
kami melihat ini sebagai peluang besar untuk menjadikan Jersey Karawo sebagai outfit yang stylish,
sekaligus membawa identitas budaya Gorontalo ke dalam arena olahraga,” tuturnya.(*)
Penulis: Sucipto Mokodompis












