Kabar Nusantara

Terkendala Anggaran, Beberapa OPD di Sangihe Masih Menempati Bangunan Tua

×

Terkendala Anggaran, Beberapa OPD di Sangihe Masih Menempati Bangunan Tua

Share this article
Terkendala Anggaran, Beberapa OPD di Sangihe Masih Menempati Bangunan Tua
Dylan Ch. M Palandeng, S.PI, M.AP

Hargo.co.id, SULUT – Tahun 2024 ini atau tepatnya 31 Januari, Kabupaten Kepulauan Sangihe yang ibukotanya Tahuna telah berusia 599 Tahun.

Berita Terkait:  Kapolri Sematkan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama ke-22 Pati Polri

Sayangnya, usia daerah ini tidak berbanding lurus dengan pembangunan infrastruktur perkantoran.

Pantauan media ini, masih ada beberapa kantor yang menggunakan bangunan tua. Bangunan tersebut terlihat lebih mirip rumah.

Berita Terkait:  Kemenkes Tanggapi Tudingan UU Kesehatan Bolehkan Dokter Asing Berpraktik di Indonesia

Beberapa diantaranya bahkan bukan milik pemerintah daerah, namun merupakan bangunan inventaris instansi vertikal.

Kondisi tersebut dibenarkan oleh Sekertaris Badan Perencanaan Penelitian Pembangunan Daerah (BAPELITBANGDA), Dylan Ch. M Palandeng.

Berita Terkait:  Kapolres Pohuwato Terjun Langsung Bagikan Takjil

Menurutnya, hal tersebut diakibatkan oleh sejumlah kendala yang dihadapi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Terutama terkait anggaran dan lahan.

“Memang untuk pembangunan pusat pemerintahan terpadu dalam satu kompleks itu ada,” kata Dylan saat diwawancarai awak media pada pada Selasa (15/10/2024).

Berita Terkait:  Polda Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata, Amankan Pemilu 2024

“Ini juga sudah masuk dalam RPJPD (Rencana Pembangunan Jangka Panjang). Hanya saja kembali lagi pada anggaran,” sambung Dylan.

Dirinya menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe juga memiliki sejumlah program prioritas selain pembangunan pusat pemerintahan terpadu tersebut.

Berita Terkait:  Warga Diimbau Waspadai Modus Penipuan Jual Beli Skema Segitiga

Diantaranya terkait stunting dan juga Kemiskinan yang dialamnya ada berbagai aspek yang saling mempengaruhi.

“Kalau berbicara daya dukung infrastruktur, dapat dikatakan memadai, jalan sudah terhubung, untuk pulau, hampir semua ada dermaga,” imbuhnya.

Berita Terkait:  Mahasiswa FSB UNG Galang Solidaritas untuk Korban Banjir di Gorut

“Hanya saja manajemennya perlu diatur lagi dan perlu koordinasi lintas sektoral” tegasnya.

Dylan berharap dalam pelaksanaan program tersebut dapat dilakukan secara bertahap dan terpusat.

Berita Terkait:  Polda Gorontalo - LLDIKTI Tandatangani Kerjasama, Tangani Tindak Pidana di Lingkungan Perguruan Tinggi

“Kami berharap pelaksanaan program ini dilakukan bertahap dan terpusat mengingat keterbatasan anggaran yang ada,” tandasnya.(*)

Penulis: Alosius Marthen Budiman 

Berita Terkait:  Bhabinkamtibmas di Botupingge Serahkan Makanan Tambahan Bagi Balita