HeadlineMetropolis

WNA Asal Ukraina jadi Korban Pencurian, Terduga Pelaku Warga Asal Dungingi

×

WNA Asal Ukraina jadi Korban Pencurian, Terduga Pelaku Warga Asal Dungingi

Sebarkan artikel ini
WNA Asal Ukraina jadi Korban Pencurian, Terduga Pelaku Warga Asal Dungingi
RH, pelaku pencurian terhadap WNA Ukraina di sebuah hotel di Kota Gorontalo, usai diamankan team Rajawali Satreskrim Polresta Gorontalo Kota, Selasa (01/04/2025).

Hargo.co.id, GORONTALO – Seorang warga negara asing (WNA) asal Ukraina, menjadi korban pencurian di salah aatu kamar hotel di Kota Gorontalo pads Selasa (01/04/2025) pukul 12.00 Wita, saat umat muslim merayakan hari kedua lebaran Idulfitri.

Berita Terkait:  Gunakan Knalpot Brong, 38 Kendaraan Diamankan Polres Pohuwato

Hanya berselang beberapa jam usai kejadian, Team rajawali Polresta Gorontalo Kota bersama personil Polsek Kota Timur, berhasil mengungkap pelaku pencurian.

Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kota, AKP Akmal Novian Reza menjelaskan, pengungkapan ini berdasarkan laporan polisi, dimana dalam laporan tersebut terjadi pencurian di salah satu kamar hotel pada Selasa 1 April 2025 sekitar pukul 12.00 Wita

Berita Terkait:  Soal Arjun Jakatara, Kasat Reskrim Polres Pohuwato: Penyidikan Berdasarkan Alat Bukti yang Sah

Dikatakan AKP Akmal,bahwa setelah menerima laporan, team rajawali dan Polsek kota timur langsung melakukan penyelidikan

dengan melakukan interogasi terhadap korban yang merupakan warga negara Ukraina dan beberapa saksi,

Berita Terkait:  Manajemen PLTU Sulbagut-1 Pastikan, Keberadaan TKA Legal

kemudian pelaku mengarah pada salah satu karyawan hotel tersebut.

Lebih lanjut AKP Akmal mengatakan bahwa setelah mengindetifikasi, team rajawali mengamankan RH (19) warga kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo. Setelah diinterogasi RH mengaku jika dirinya telah mengambil uang dolar yang tersimpan di dalam box safe deposite di dalam kamar.

Berita Terkait:  UMKM Silahkan Jualan di Pinggiran Eks Jalan Andalas dan Cokroaminoto, Adhan: Saya Pasang Badan

“Jadi RH mengambil uang di dalam brankas dengan cara mengambil kunci duplikat dan membuka box safe deposite yang terisi mata uang Amerika,mata uang turki dan mata uang Arab Saudi,” terang AKP Akmal

Saat ini RH dan barang bukti berupa tiga lembar pecahan 100 dolar mata uang Amerika,

Berita Terkait:  Kejari Tegaskan P-19 Kasus Pembacokan Sentral Prosedur Biasa, Bukan Bermuatan Politik

satu lembar pecahan 200 lira mata uang turki, satu lembar pecahan 100 lira mata uang turki,

satu lembar pecahan 50 lira mata uang turki dan satu lembar pecahan 5 dirham mata uang Arab Saudi

Berita Terkait:  Ini Perkiraan BMKG Soal Kapan Musim Hujan Tiba

dan jika dirupiahkan total kerugian adalah Rp.6.624.000. Barang bukti, sudah diamankan untuk penyedikan lebih lanjut,” tutup AKP Akmal.(Jun)