Hargo.co.id, GORONTALO – Memasuki tahun ajaran baru, sejumlah Sekolah mulai melakukan tahapan pengenalan lingkungan, kepada calon siswa baru, baik tingkat SD, SMP hingga SMA sederajat.
Memanfaatkan momen ini, mahasiswa Program Mengajar Sekolah (PMS) MBKM Universitas Negeri Gorontalo (UNG), melakukan edukasi (3 Dosa Besar Pendidikan) kepada siswa baru yang di pusatkan di SMA Negeri 1 Suwawa Timur, Rabu (09/07/2025).
Kegiatan yang mengangkat tema Transformasi Pendidikan Karakter untuk Mencegah Kekerasan Seksual, Perundungan, Intoleransi,
dan Risiko Kesehatan Remaja ini, guna menekan angka kasus perundungan dan penyalahgunaan narkoba di Gorontalo masih tinggi.
Dimana, dari data tahun 2024 mencatat hampir 459 kasus bullying, dengan Kabupaten Gorontalo mencapai angka tertinggi 79 kasus, disusul Bone Bolango 64 kasus.
Mohamad Rizki Tahir M. Ahmad selaku koordinator sekolah PMS UNG mengungkapkan,
seminar ini merupakan bagian dari program wajib yang diamanahkan oleh LPMPP UNG untuk mahasiswa pengajar batch 7.
“Diharapkan siswa baru di SMA Negeri 1 Suwawa Timur dapat terhindar dari narkoba, bullying, dan pelecehan seksual,” ujar Rizki Tahir M.
Sementara itu Friska G. Ina, S.Pd., selaku Wakasek Bidang Kesiswaan SMA Negeri 1 Suwawa Timur, mengapresiasi pelaksanaan seminar 3 dosa besar ini.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah tepat dalam membantu siswa memahami risiko perundungan,
narkoba, dan pentingnya edukasi seksualitas sejak dini di lingkungan sekolah.
Friska berharap materi yang telah diberikan dapat dipahami dengan baik oleh siswa.
“Kami ingin tidak ada bullying maupun penyalahgunaan narkoba di sekolah ini. Untuk mahasiswa UNG, semoga sukses meraih cita-cita setelah dari sini, dan terima kasih atas kegiatan edukasi yang telah dilaksanakan di SMA Negeri 1 Suwawa Timur,” pungkas Friska.
Dengan adanya edukasi 3 dosa besar ini, diharapkan sekolah menjadi ruang aman bagi siswa untuk bertumbuh tanpa terjerat narkoba,
terhindar dari perundungan, dan memahami pendidikan seksualitas secara sehat.
Program ini juga menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa UNG dalam mendukung sekolah membentuk generasi yang berkarakter, cerdas,
dan berdaya saing, sekaligus sebagai langkah konkret menekan angka kasus narkoba dan bullying yang masih tinggi di Gorontalo.(Mg-12)












