Hargo.co.id, GORONTALO – Banyak hal yang diingatkan Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel ketika memberikan sambutan sekaligus membuka rapat koordinasi (Rakor) penanganan pasca bencana tahun 2025 yang berlangsung di Hotel Yulia, Kamis (13/11/2025).
Pertama, soal kondisi alam yang tidak lagi bisa ditebak. Menurut Indra Gobel, bencana dapat terjadi kapan saja tanpa mengenal musim, sebagaimana peristiwa banjir besar pada Juli tahun lalu menjadi yang terparah dalam sejarah Kota Gorontalo, meski biasanya puncak curah hujan terjadi di akhir tahun.
“Perubahan iklim membuat pola musim semakin tak menentu. Karena itu, kesiap siagaan harus dilakukan sepanjang waktu, bukan hanya saat musim hujan,” ujar Wakil Wali Kota Indra Gobel.
Dia menjelaskan bahwa penanggulangan bencana tidak bisa hanya dibebankan kepada BPBD. Setiap OPD, mulai dari pekerjaan umum, lingkungan hidup, pendidikan, hingga sosial, memiliki tanggung jawab sesuai bidangnya masing-masing.
Menurutnya, persoalan sampah dan sistem drainase yang belum tertata menjadi faktor utama penyebab genangan di beberapa kawasan kota.
Selain aspek teknis, Indra Gobel menilai penting membangun kesadaran sejak dini tentang kepedulian terhadap lingkungan.
Indra Gobel mencontohkan bahwa pendidikan dasar dapat menjadi titik awal pembentukan karakter melalui kebiasaan sederhana seperti memilah sampah.
Indra Gobel juga mengingatkan agar setiap program pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, melainkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia menyebut, lembaga pengawas seperti BPKP kini turut menilai dampak hasil pembangunan (outcome) sebagai ukuran keberhasilan suatu proyek pemerintah.
Menutup arahannya, Wawali Indra Gobel menyampaikan apresiasi kepada BPBD dan seluruh pihak yang memprakarsai kegiatan tersebut.
Ia berharap forum ini menjadi momentum memperkuat koordinasi antarinstansi dalam upaya mengurangi risiko bencana di wilayah kota.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk melindungi masyarakat. Rencanakan setiap langkah dengan matang agar warga merasa aman dan terlindungi,” ucapnya.(Rls)












