HeadlineKota Gorontalo

Dikritik Warga Enggan Hadiri Kedukaan, Lurah Lekobalo Berdalih Tabrakan Acara

×

Dikritik Warga Enggan Hadiri Kedukaan, Lurah Lekobalo Berdalih Tabrakan Acara

Share this article
Dikritik Warga Enggan Hadiri Kedukaan, Lurah Lekobalo Berdalih Tabrakan Acara
Kantor Kelurahan Lekobalo. (Foto: Ramadhan98/Wikipedia)

Hargo.co.id, GORONTALO – Lurah Lekobalo, Fatmawaty Daud mendapat kritikan pedas dari warganya.

Berita Terkait:  Dibalik Marah-marahnya Adhan Dambea, Ada Pertumbuhan Ekonomi yang Naik Drastis

Kritikan dilayangkan warga lantaran sang lurah diduga enggan menghadiri kedukaan, jika ada warga Lekobalo yang meninggal dunia.

“Pak tolong sampaikan ke Pak Wali. Ada lurah dikelurahan Lekobalo, beliau tidak jaga hadir dalam acara kematian/pemakaman, yg mewakili pemerintah kelurahan tdk ada,” tulis warga Lekobalo yang namanya enggan dipublish, melalui pesan singkat ke salah satu media online di Gorontalo.

Berita Terkait:  Pelaksanaan Pasar Murah Bersubisidi Dipantau Wali Kota Gorontalo dari Lokasi Retret

Menurut sumber tadi, alasan sakit kerap menjadi dalih sang lurah apabila dirinya tak hadir di kedukaan.

“Baru” saja ada kematian dikelurahan Lekobalo, lurah tidak hadir, alasan sakit. Memang lurah dilekobalo ini Pak, menghindari sambutan,” tulis sumber dalam pesan berikutnya.

Berita Terkait:  Polisi akan Panggil ZA, Satu dari Tiga Pria yang Diduga Bawa Kabur Mobil Beserta Isinya

Dia juga bilang, lurah lebih rajin hadir ketika ada acara hajatan seperti pesta perkawinan.

“Kalau pesta nomor 1 lurah. Klw kematian, tdk jaga hadir,” tulis sumber itu lagi dan menambahkan bahwa masyarakat di Lekobalo sudah tak menyukai kepemimpinan sang lurah.

Berita Terkait:  Gubernur dan Bupati Temui Sandiaga Uno, Bahas Rencana Pendirian Bank Daerah

Lurah Lekobalo, Fatmawaty Daud ketika dikonfirmasi awak media tak membantah tudingan warga kepada dirinya. Hanya saja, menurut Fatmawaty, ketidak hadirannya di kedukaan bukan karena disengaja.

“Saya tidak hadir karena kadang tabrakan acara, seperti rapat atau acara lainnya yang penting yang tdk bisa diwakili. Saya juga sempat datang mengunjungi pihak keluarga yang berduka. Kadang saya juga suruh wakili sama sekretaris atau staf,” tandas Fatmawaty dikonfirmasi melalui telepon aplikasi WhatsApp, Jumat (30/1/2026).

Berita Terkait:  24 Juni Jadi Batas Akhir, Lurah Biawao Ingatkan Pemilik Toko Tuntaskan Pengecatan

Alasan lain tak hadir dalam kedukaan, lanjut Fatmawaty, karena terkadang informasi tak sampai kepada dirinya.

“Kebanyakan di hari libur, pak. Tidak ada informasi ke saya. Kalau yang kedukaan barusan benar saya tidak hadir, karena sakit,” tutur Fatmawaty.(Ndi)

Berita Terkait:  Puluhan Botol Cap Tikus Disita Polisi dari Seorang IRT di Kota Gorontalo