HeadlineMetropolis

Aktivitas PETI di Batu Kramat Masih Berlangsung, Imbauan Polisi Tak Digubris

×

Aktivitas PETI di Batu Kramat Masih Berlangsung, Imbauan Polisi Tak Digubris

Share this article
Aktivitas PETI di Batu Kramat Masih Berlangsung, Imbauan Polisi Tak Digubris
Aktivitas PETI di Desa Batu Kramat, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo. (Foto: Roy/Gorontalo Post)

Hargo.co.id, GORONTALO – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Batu Kramat, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, masih terus berlangsung, meski aparat kepolisian sebelumnya telah melakukan penertiban dan menahan pihak yang diduga sebagai koordinator tambang ilegal di lokasi tersebut.

Berita Terkait:  Longsor di Tambang Balayo, 2 Warga Boalemo Nyaris Meregang Nyawa

Pantauan di lapangan menunjukkan, kegiatan penambangan emas ilegal itu belum sepenuhnya berhenti. Sejumlah titik galian masih terlihat aktif, dengan lubang-lubang berdiameter sekitar satu meter yang mengakibatkan kerusakan serius pada kawasan pegunungan yang sebelumnya merupakan area perkebunan karet.

Dari kejauhan, kawasan tersebut tampak lebih menyerupai pemukiman darurat atau pasar tenda dibandingkan kawasan hutan produksi. Di lokasi juga ditemukan mesin tromol yang digunakan untuk mengolah material tambang yang mengandung emas.

Berita Terkait:  Beda dengan yang Lain, Sebelum ke KPU Merlan-Syamsu Mohon Restu ke Para Leluhur Bone Bolango

Sebelumnya, Polres Boalemo telah menggelar operasi penertiban yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Boalemo, AKP Pomil Montu, pada Selasa (7/10/2025).

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa terpal dan material batu hasil galian.

Berita Terkait:  Peringati HUT ke-79 RI, Polsek Popayato Gelar Touring dan Sejumlah Lomba

Pada saat itu, pihak kepolisian memberikan toleransi kepada para penambang dengan memperbolehkan mereka membongkar sendiri peralatan tambang

tanpa dilakukan penindakan hukum, dengan catatan tidak lagi melakukan aktivitas penambangan.

Berita Terkait:  Malam Perpisahan "MATAHARI", Marten: Hanya Saya yang Pamit, Pak Ryan bakal Kembali

“Kami mengimbau agar tidak ada lagi aktivitas sebelum mengantongi izin resmi, apalagi lokasi ini berada di wilayah HGU Pabrik Gula,” tegas AKP Pomil Montu saat operasi berlangsung.

Namun, imbauan tersebut tidak diindahkan. Beberapa hari setelah penertiban, aktivitas PETI kembali berjalan dan hingga kini masih terpantau berlangsung.

Berita Terkait:  Abadikan Momen Saat Pemakaman, Video Kakek Asal Duhiadaa Viral di Medsos

Kapolres Boalemo AKBP Sigit Rahayudi, S.I.K., saat dikonfirmasi, menegaskan bahwa pihaknya telah berulang kali

mengingatkan para penambang ilegal untuk menghentikan aktivitas di lokasi tersebut.

Berita Terkait:  Diikuti Tiga Kandidat, Besok Pemilihan Rektor UNG Digelar Tertutup

“Kami sudah mengimbau agar tidak ada lagi kegiatan penambangan di sana. Dalam waktu dekat akan kami jadwalkan kembali razia lanjutan,” ujar Kapolres dilansir dari Gorontalopost.co.id.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penindakan guna menghentikan aktivitas PETI

Berita Terkait:  Mobil Anggota DPRD Kabgor Terbakar, Pelaku Diduga Punya Dendam Politik

yang merusak lingkungan dan melanggar hukum di wilayah Kabupaten Boalemo.(Roy)