Kab. Gorontalo

Sofyan-Tony Finalisasi Usulan Sekolah Rakyat ke Kemensos

×

Sofyan-Tony Finalisasi Usulan Sekolah Rakyat ke Kemensos

Share this article
Sofyan-Tony Finalisasi Usulan Sekolah Rakyat ke Kemensos
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi ketika berada di Kemensos, Senin (23/2/2026).

Hargo.co.id, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus membangun komunikasi aktif dengan pemerintah pusat guna menghadirkan program strategis di daerah.

Berita Terkait:  Wabup Tonny Dorong Perluasan Akses Layanan Kesehatan Masyarakat

Salah satunya melalui pengajuan Program Sekolah Rakyat yang kini memasuki tahap finalisasi di Kementerian Sosial.

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, secara langsung mendatangi kantor Kementerian Sosial pada Senin (23/2/2026) untuk menyerahkan sekaligus mematangkan proposal program tersebut.

Berita Terkait:  Kabgor Kebagian DAK Rp 8,7 M di Sektor UMKM, Hasil Lobi Nelson

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Gorontalo itu menjadi penegasan bahwa pemerintah daerah memilih proaktif menjemput peluang, bukan sekadar menunggu kebijakan turun ke daerah.

Menurut Sofyan Puhi, Sekolah Rakyat dirancang sebagai solusi untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sehingga mereka tetap mendapatkan hak belajar yang layak.

Berita Terkait:  Pasar Murah, Upaya Pemkab dan Kejari Gorontalo Tangani Inflasi

“Ini bentuk komitmen kami meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan adalah kunci memutus rantai kemiskinan,” ujarnya.

Keseriusan itu juga ditunjukkan melalui kesiapan lahan seluas kurang lebih 50.600 meter persegi di Desa Gandasari, Kecamatan Tolangohula.

Berita Terkait:  Battle Sound GASC Meriahkan FPDL Tahun 2024

Saat ini, usulan tersebut telah memasuki tahap kajian teknis oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Gorontalo, sebagai bagian dari pemenuhan aspek administratif dan legal.

Didampingi jajaran strategis Pemkab Gorontalo, Sofyan menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat bukan sekadar proyek fisik,

Berita Terkait:  Sofyan Puhi: Perubahan Anggaran Bukan untuk Memangkas Belanja Daerah

melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi Gorontalo.

Ia berharap, kehadiran program tersebut nantinya menjadi simbol keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat prasejahtera

Berita Terkait:  2.641 KPM di Tabongo Dapat Bantuan Beras, Nelson: Hingga 6 Bulan Kedepan

sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam pembangunan sektor pendidikan.

“Langkah ini bagian dari upaya membangun daerah secara terukur dan berorientasi masa depan,” pungkasnya.(Adv) 

Berita Terkait:  Wabup Tonny Dorong Posyandu Jadi Layanan Terpadu Berbasis Enam SPM