Kabar Nusantara

Berbagi dari Hati, Menguatkan Negeri: Pesan yang Menyentuh di Islami Center

×

Berbagi dari Hati, Menguatkan Negeri: Pesan yang Menyentuh di Islami Center

Share this article
Berbagi dari Hati, Menguatkan Negeri: Pesan yang Menyentuh di Islami Center
Jamaah IC tengah menyimak ceramah yang dibawakan Ustadz Khalid Walid, LC, M.Pd. (Foto: Ummul/Mahasiswa magang UNG)

Hargo.co.id, GORONTALO – Islamic Center (IC) terasa lebih hangat dari biasanya. Bukan karena cuaca, tetapi karena suasana penuh kekhusyukan saat jamaah duduk bersila mengikuti ceramah bertajuk “Berbagi dari Hati Menguatkan Negeri.”

Berita Terkait:  Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Wakapolda Cek Kesiapan Basarnas Hadapi Potensi Bencana

Sejak awal kegiatan dimulai, ruangan dipenuhi wajah-wajah yang serius menyimak, seolah tak ingin melewatkan satu pun pesan yang disampaikan.

Ceramah yang dibawakan oleh Ustadz Khalid Walid, LC, M.Pd ini mengangkat tema tentang amal jariyah, amalan yang pahalanya terus mengalir walaupun seseorang telah meninggal dunia.

Berita Terkait:  Kapolda Sulteng Pastikan Jajarannya Tak Terlibat Politik Praktis

Dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, ia menjelaskan bahwa sedekah jariyah seperti membangun masjid, memberikan ilmu yang bermanfaat seperti mengajarkan membaca Al-Qur’an, serta doa anak saleh kepada orang tua adalah bekal yang tak pernah terputus.

Penyampaiannya yang tenang namun penuh makna membuat suasana ruangan semakin hening.

Berita Terkait:  Protes Dana Desa di Kabupaten Puncak Memanas, Kantor Pemerintahan di Ilaga Dibakar Massa

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga orang tua. Mereka datang dengan satu tujuan, yaitu memperdalam pemahaman agama di bulan Ramadan 1447 H.

Tema yang diangkat terasa begitu relevan, mengingat Ramadan adalah momen terbaik untuk memperbanyak amal dan memperbaiki diri.

Berita Terkait:  Pererat Silaturahmi dengan Warga Gorontalo, KKSS Gelar Bukber di Telaga

Tidak sedikit jamaah yang terlihat mengangguk pelan, tanda mereka merenungi setiap kalimat yang disampaikan.

Rival (18), salah satu peserta yang diwawancarai usai kegiatan, mengaku mendapatkan pelajaran berharga.

Berita Terkait:  SSDM Polri Luncurkan Layanan Laporbang

“Kesimpulan yang saya dapat, amal jariyah itu amalan yang terus mengalir pahalanya walaupun kita sudah meninggal. Contohnya sedekah jariyah seperti membangun masjid, memberi ilmu yang bermanfaat seperti mengajar membaca Al-Qur’an, dan anak yang selalu mendoakan orang tuanya walaupun sudah meninggal,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Melalui ceramah ini, pesan yang ingin disampaikan begitu jelas, yakni berbagi tidak selalu

Berita Terkait:  AMSI Gorontalo Soroti Hak Cipta, Tegaskan Batas Etika Penggunaan Konten Digital

tentang seberapa besar yang kita punya, tetapi seberapa tulus hati kita memberi.

Dari hati yang ikhlas, lahir kebaikan yang bukan hanya berdampak untuk diri sendiri, tetapi juga mampu menguatkan negeri. Suasana sore itu pun ditutup dengan harapan, agar setiap langkah kecil kebaikan yang dilakukan hari ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir hingga nanti.(Mg-06) 

Berita Terkait:  Universitas Bina Mandiri Gorontalo Safari Ramadan dan Serahkan Bantuan di Masjid Al-Furqon