Legislatif

Komisi I DPRD Kabgor Bahas Program Strategis 2026 Bersama Mitra Kerja

×

Komisi I DPRD Kabgor Bahas Program Strategis 2026 Bersama Mitra Kerja

Share this article
Komisi I DPRD Kabgor Bahas Program Strategis 2026 Bersama Mitra Kerja
Suasana pembahasan program kerja Komisi l DPRD Kabgor dengan para mitra OPD.

Hargo.co.id, GORONTALO – Memasuki awal januari 2026, Komisi l Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo melakukan pertemuan dengan mitra kerja terkait pembahasan program strategis 2026, di ruang kerja komisi, Senin (12/1/2026).

Berita Terkait:  Gelar Rapat Perdana, Pansus LKPJ DPRD Gorut Minta Daftar Pembayaran yang Belum Tuntas

Rapat ini menjadi ruang awal penyelarasan arah kebijakan agar pelayanan publik ke depan semakin terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Rapat dipimpin langsung Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Gorontalo, Muhlis Panai serta dihadiri pejabat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

Berita Terkait:  Ketua Komisi I DPRD Kabgor Minta Program PMD Dimaksimalkan

Fokus utama pembahasan adalah memastikan program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan warga.

“Penyusunan program 2026 tidak boleh sekadar formalitas anggaran, tetapi harus berbasis pada kondisi riil di lapangan,” jelas Muhlis

Berita Terkait:  Tarif Pasien Umum RS Dunda Minta Dikaji Ulang

Menurutnya, Komisi I ingin memastikan setiap rupiah yang dialokasikan punya arah dan manfaat yang jelas.

“Komisi I tidak ingin program hanya bagus di atas kertas, tapi minim dampak di masyarakat. Karena itu, sejak awal kami minta semua mitra kerja menyampaikan rencana secara terbuka dan terukur,” kata Muhlis.

Berita Terkait:  Tak Tanda Tangani Surat Rekomendasi, Delapan Aleg Kabgor Tolak Penonaktifan Sekda?

Ia juga menyoroti pentingnya peran Disdukcapil dalam pelayanan administrasi kependudukan, yang menjadi kebutuhan dasar warga. Muhlis menyebut, kualitas layanan KTP, KK, dan dokumen kependudukan lainnya harus terus ditingkatkan seiring bertambahnya jumlah penduduk dan dinamika sosial.

“Pelayanan Disdukcapil menyentuh hampir seluruh warga. Kalau sistem dan SDM-nya tidak diperkuat dari sekarang, maka di 2026 kita akan kembali menghadapi keluhan yang sama,”pungkas Aleg PKB ini. (Wie) 

Berita Terkait:  Bahas APBD 2024, DPRD Kabgor Prioritaskan Penuntasan RPJMD