Legislatif

Tarif Pasien Umum RS Dunda Minta Dikaji Ulang

×

Tarif Pasien Umum RS Dunda Minta Dikaji Ulang

Share this article
Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Sladauri Kinga. (Foto Epox/Kronologi.id) - Pelayanan Poli Mata - Kasus DBD Diprediksi Meningkat, Sladauri: Gencarkan Sosialisasi dan Tindakan - Tarif Pasien Umum
Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Sladauri Kinga. (Foto Epox/Kronologi.id)

Hargo.co,id GORONTALO – Pemberlakuan tarif untuk pasien umum di rumah sakit (RS) MM Dunda Limboto minta dikaji kembali.

Berita Terkait:  Hak Anggota DPRD Kabgor Minta Dihitung Secara Cermat

Pemintaan itu disampaikan Ketua Komisi lll DPRD Kabupaten Gorontalo (Kabgor) Sladauri Kinga.

Sladauri bukan tanpa sebab meminta tarif untuk pasien dikaji kembali. Menurutnya, pelayanan yang diberikan RS MM Dunda kepada pasien umum tak sesuai dengan tarif yang diterapkan.

Berita Terkait:  Jelang PENAS KTNA, DPRD Kabgor Minta Layanan Air Bersih Dimaksimalkan

“Memang itu berlaku hanya untuk pasien umum, tetapi tidak semua pasien umum adalah ekonomi berkecukupan. Banyak juga masyarakat yang ekonomi dibawah, hanya saja mereka tidak mempunyai kartu BPJS, sehingga terhitung pasien umum,” kata Sladauri, Selasa (14/5/2024).

“Padahal ekonomi mereka pas-pasan tetapi karena tidak punya BPJS, maka digolongkan sebagai pasien umum,” tambah Sladauri Kinga.

Berita Terkait:  DPRD Kabgor Resmi Bentuk Pansus Pengelolaan Keuangan Daerah

Lanjut dikatakan politisi PAN ini, dengan adanya tarif yang biasanya hanya Rp25 ribu untuk uang pendaftaran sekarang menjadi Rp 100 ribu. Tarif inilah, kata Sladauri, yang perlu dikaji kembali.

Karena, lanjut dia, walaupun sudah BLUD, namun juga banyak warga tak mampu yang berobat mendapat pelayanan sebagai pasien umum.

Berita Terkait:  Aryati: Jangan Pernah Lupa Pesan Ki Hajar Dewantara

“Sehingga, biaya berobat pasien umum diharapkan bisa dikaji kembali, karena memberatkan,” ungkap Sladauri.

“Jangan hanya tarif pembayaran untuk pasien umum yang dinaikkan tetapi pelayanan tidak berubah, semoga kedepannya semakin lebih baik,” tandas aleg dua periode ini. (*) 

Berita Terkait:  Iskandar Soroti Lemahnya Koordinasi OPD Kabgor, Gaji Penjaga Rumah Adat Nunggak Empat Bulan

Penulis: Deice