Hargo.co.id, GORONTALO – Setelah melakukan pembahasan selama tiga hari berturut-turut, panitia khusus (Pansus) perampingan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) DPRD Kabupaten Gorontalo kembali menggelar rapat internal, Selasa (3/3/2026), di ruang Dulohupa.
Ketua Pansus, Zulkifli Nanggili, menegaskan rapat internal tersebut digelar untuk menyamakan persepsi seluruh anggota sebelum memasuki tahapan lanjutan pembahasan.
Menurutnya, perubahan SOTK bukan sekadar merampingkan struktur organisasi, tetapi memastikan tata kelola pemerintahan berjalan lebih efektif dan efisien.
“Perampingan OPD ini bukan untuk mengurangi pelayanan. Justru sebaliknya, untuk memperkuat kinerja pemerintah daerah agar lebih tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih kewenangan,” ujar Zulkifli.
Ia menjelaskan, selama tiga hari pembahasan bersama pemerintah daerah, Pansus menerima berbagai masukan dan saran.
Karena itu, rapat internal dinilai penting agar seluruh anggota memiliki pemahaman yang utuh terhadap substansi perubahan yang diusulkan.
“Kita ingin setiap keputusan benar-benar melalui kajian yang matang. Jangan sampai ada struktur yang gemuk, tetapi fungsinya tidak maksimal. Prinsipnya adalah efisiensi tanpa mengorbankan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.
Zulkifli juga menekankan pentingnya mempertimbangkan dampak jangka panjang dari perubahan SOTK. Menurutnya, langkah tersebut harus mampu menjawab tantangan pembangunan daerah sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Ia menambahkan, Pansus akan terus membuka ruang diskusi dan pendalaman materi sebelum rancangan tersebut dibawa ke tahapan berikutnya.
“Kami ingin memastikan setiap keputusan yang dihasilkan benar-benar matang dan berpihak pada kepentingan masyarakat Kabupaten Gorontalo,” tandasnya.(Deice)












