Kota Gorontalo

Razia Ramadan Bikin Geger, Tiga Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring di Kos

×

Razia Ramadan Bikin Geger, Tiga Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring di Kos

Share this article
Razia Ramadan Bikin Geger, Tiga Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring di Kos
Tiga pasang non muhrim tengah menjalani pembinaan Satpol PP Kota Gorontalo.

Hargo.co.id, GORONTALO – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gorontalo mengamankan tiga pasangan muda-mudi yang diduga bukan suami istri saat menggelar razia di sejumlah rumah kos, Senin (9/3/2026) malam.

Berita Terkait:  Karjianto Juara I Kepala MTs Berprestasi Tingkat Nasional

Razia yang dilakukan pada malam ke-20 Ramadan tersebut menyasar beberapa titik rumah kos serta tempat biliar yang sebelumnya dilaporkan masyarakat kerap menjadi lokasi aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Dalam operasi itu, petugas menemukan tiga pasangan berada dalam satu kamar kos tanpa ikatan pernikahan. Salah satu pasangan bahkan kedapatan sedang mengonsumsi minuman keras di dalam kamar kos yang berada di kawasan Wongkaditi.

Berita Terkait:  Adhan Kesal, Pengelola Pasar Senggol Tak Bertanggungjawab dengan Sampah

Kepala Satpol PP Kota Gorontalo, Marwan Saleh, yang memimpin langsung kegiatan tersebut mengatakan razia dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan.

“Dalam razia tadi malam kami menemukan tiga pasangan yang bukan suami istri di beberapa rumah kos. Satu pasangan bahkan kami dapati sedang mengonsumsi minuman keras di kamar kos di kawasan Wongkaditi,” ujar Marwan.

Berita Terkait:  Indra Gobel Serahkan Bantuan Pemkot ke Korban Bencana Alam di Sumatera

Ia menjelaskan, pengawasan terhadap pelanggaran ketertiban umum akan terus diperketat.

Hal tersebut juga merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Gorontalo agar aparat penegak peraturan daerah

Berita Terkait:  UMKM Silahkan Jualan di Pinggiran Eks Jalan Andalas dan Cokroaminoto, Adhan: Saya Pasang Badan

meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas yang dinilai berpotensi melanggar norma sosial serta mengganggu ketertiban masyarakat.

Seluruh pasangan yang terjaring razia kemudian dibawa ke kantor Satpol PP Kota Gorontalo untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

Berita Terkait:  Guru Penggerak, Program Strategis untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Petugas juga memberikan peringatan agar kejadian serupa tidak terulang kembali, terutama selama bulan suci Ramadan.(Adv)