Hargo.co.id, GORONTALO – Tim dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia melakukan survei lapangan terhadap sejumlah lahan yang diusulkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Garuda di Kabupaten Boalemo, Kamis (5/2/2026).
Kunjungan tersebut didampingi langsung oleh Bupati Boalemo Rum Pagau bersama Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali serta jajaran pemerintah daerah.
Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali menjelaskan terdapat tiga titik lahan yang saat ini menjadi opsi lokasi pembangunan sekolah tersebut.
Ketiganya berada di wilayah Kecamatan Tilamuta dan Kecamatan Wonosari.
“Saat ini tim bersama pemerintah daerah melakukan pemantapan terhadap tiga lokasi yang telah diusulkan. Pertama di Piloliyanga tepat di depan rencana pembangunan batalyon, kemudian di Desa Ayuhulalo, dan satu lagi di Desa Wonosari,” ujar Lahmuddin Hambali.
Ia mengatakan, pembangunan Sekolah Garuda mensyaratkan ketersediaan lahan yang cukup luas. Pemerintah daerah telah menyiapkan lahan yang memenuhi kriteria tersebut.
“Ketiga lokasi ini syaratnya minimal 20 hektare dan alhamdulillah semuanya memiliki luas lebih dari itu,” jelasnya.
Selain kesiapan lahan, pemerintah daerah juga memastikan status lahan yang diusulkan tidak bermasalah sehingga apabila lokasi telah ditetapkan, proses pembangunan dapat segera berjalan.
“Saya kira pembebasan lahan di Piloliyanga maupun di Wonosari sudah clear and clean,” pungkas Lahmuddin Hambali.(Rls)












