Kab. Boalemo

Evaluasi BPKP Soroti SPIP Boalemo, Bupati Minta OPD Tingkatkan Kinerja Pengawasan

×

Evaluasi BPKP Soroti SPIP Boalemo, Bupati Minta OPD Tingkatkan Kinerja Pengawasan

Share this article
Evaluasi BPKP Soroti SPIP Boalemo, Bupati Minta OPD Tingkatkan Kinerja Pengawasan
Suasana BPKP Perwakilan Provinsi Gorontalo menyampaikan hasil pengawasan tahun 2025 sekaligus rencana pembinaan dan pengawasan tahun 2026 di Kabupaten Boalemo.

Hargo.co.id, GORONTALO – Penerapan Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) di Kabupaten Boalemo menjadi sorotan dalam audiensi antara Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Gorontalo dengan pemerintah daerah, Jumat (13/2/2026).

Berita Terkait:  Hadiri Rapat Konsolidasi APKASI, Bupati Rum Suarakan Anggaran Beasiswa Bagi Siswa dan Mahasiswa

Dalam forum tersebut terungkap bahwa penerapan SPIP terintegrasi di Boalemo belum dinilai dalam dua tahun terakhir, yakni periode 2024 hingga 2025.

Hal ini disampaikan langsung Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo, Mohammad Riyanyo, saat memaparkan hasil pengawasan tahun 2025 serta rencana pembinaan dan pengawasan tahun 2026.

Berita Terkait:  RSTN bakal Ganti Nama jadi RSCG, Keluarga Besar RG Siap Dukung

Menurut Riyanyo, SPIP terintegrasi merupakan sistem pengendalian yang dirancang untuk memastikan program pemerintah berjalan efektif, transparan, dan akuntabel sesuai Peraturan BPKP Nomor 5 Tahun 2021. Namun, penerapannya di Boalemo dinilai masih menghadapi sejumlah kendala.

“Penilaian belum dilakukan karena dokumen pelaksanaan SPIP terintegrasi di beberapa OPD belum siap. Selain itu, masih ada pimpinan OPD yang belum memahami secara menyeluruh penerapan SPIP,” ujar Riyanyo.

Berita Terkait:  Kemenag Boalemo Laksanakan Simulasi Pelaksanaan Ibadah Haji dan Umroh

Ia menambahkan, kondisi tersebut berdampak pada belum tercapainya nilai maturitas SPIP pada level 3 atau tahap terdefinisi. Karena itu, BPKP mendorong Inspektorat Daerah mengambil peran strategis untuk memperkuat sistem pengendalian internal di lingkungan pemerintah daerah.

“Inspektorat harus menjadi motor penggerak, tidak hanya mengawasi kepatuhan aturan, tetapi juga mengawal program prioritas daerah agar berjalan sesuai target,” katanya.

Berita Terkait:  Resmikan Videotron di Tilamuta, Bupati Rum: Wadah Pemerintah Sosialisasi Program

Sementara itu, Bupati Boalemo, Rum Pagau, mengakui penerapan SPIP di daerahnya masih perlu diperkuat. Ia menilai kondisi tersebut dipengaruhi dinamika internal organisasi, termasuk pergantian pimpinan OPD dalam beberapa waktu terakhir.

“Saya berharap seluruh pimpinan OPD bekerja lebih serius, terutama yang menangani program strategis daerah. Inspektorat harus berada di garis depan membantu menyelesaikan berbagai persoalan di daerah,” tegas Rum Pagau.

Berita Terkait:  Pimpin Upacara Harkitnas, Lahmuddin Tekankan Pentingnya Ketahanan Digital Generasi Muda

Dalam diskusi yang berlangsung, Inspektur Boalemo Toska Muda menyatakan kesiapan pihaknya memperkuat pengawasan internal guna meningkatkan nilai maturitas SPIP.

Di sisi lain, Plt Sekretaris Daerah mengusulkan agar pengawasan juga diarahkan pada sektor pendapatan asli daerah (PAD),

Berita Terkait:  Ketahuan Bahugel dengan Sang Pujaan Hati, Oknum ASN di Pohuwato Dilaporkan ke BKPSDM

terutama pajak daerah dan opsen pajak kendaraan bermotor yang dinilai memiliki potensi besar.

Menanggapi hal tersebut, pihak BPKP menyatakan siap memberikan pendampingan,

Berita Terkait:  Pemkab Boalemo Kembali Raih Opini WTP, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan Daerah

termasuk dalam perbaikan tata kelola serta digitalisasi sistem guna mendorong optimalisasi PAD.

Forum tersebut juga menjadi ruang bagi sejumlah OPD untuk menyampaikan berbagai kendala di lapangan,

Berita Terkait:  Boalemo Bawa Pulang 5 Juara di Lomba Peringatan HKG PKK ke-53 Tingkat Provinsi

mulai dari temuan berulang dalam kegiatan hingga keterbatasan anggaran pada beberapa program prioritas,

termasuk penanganan stunting di Kabupaten Boalemo.(Rls) 

Berita Terkait:  Kemendikdasmen Apresiasiai Langkah Brilian Bupati Rum Terkait Program Smart School