Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Pekan Nasional Petani dan Nelayan (PENAS) XVII tahun 2026 yang akan digelar di daerah tersebut.
Selain kesiapan teknis kegiatan, pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada pengembangan sektor pendukung, salah satunya kawasan kuliner di Zona Khas Foodcourt Limboto.
Pengembangan kawasan ini diproyeksikan menjadi salah satu fasilitas yang dapat menunjang kenyamanan para tamu yang akan menghadiri agenda nasional tersebut.
Diperkirakan sekitar 35 ribu petani dan nelayan dari berbagai daerah di Indonesia akan hadir dalam kegiatan
yang dijadwalkan berlangsung empat bulan mendatang itu.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, mengatakan bahwa penataan kawasan kuliner merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memberikan pelayanan terbaik kepada para peserta dan tamu yang datang ke Kabupaten Gorontalo.
“Ini menjadi latihan bagi kita semua untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu yang akan datang. Kita ingin para tamu nanti menikmati kuliner daerah yang tertata, higienis, halal, dan berkualitas,” ungkapnya pada kegiatan peresmian kawasan kuliner khas, Sabtu (14/3/2026).
Ia menambahkan, kawasan kuliner yang berada di sekitar depan Kantor Bupati serta rumah dinas Bupati Gorontalo saat ini
telah berkembang cukup pesat. Di lokasi tersebut tercatat terdapat 137 lapak kuliner yang sebagian besar dikelola oleh pelaku usaha muda.
Keberadaan puluhan lapak tersebut dinilai menjadi indikator positif bagi perkembangan sektor kuliner di daerah,
sekaligus membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kita fokus mendorong kuliner khas yang halal, aman dan sehat, semoga standar ini juga diikuti oleh para pelaku UMKM lainnya,
termasuk yang berada di kawasan depan Kantor Bupati dan rumah dinas Bupati,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo pun berharap Zona Khas Foodcourt Limboto dapat berkembang tidak hanya sebagai pusat kuliner baru,
tetapi juga menjadi wadah bagi pelaku UMKM lokal untuk berkembang.
Selain itu, kawasan ini diharapkan mampu memperkuat citra Kabupaten Gorontalo sebagai daerah yang siap menjadi tuan rumah
kegiatan nasional sekaligus destinasi kuliner yang terus tumbuh di Provinsi Gorontalo.(Adv)












