Kab. Gorontalo

Persiapan PENAS XVII Dimatangkan, Kawasan Kuliner Ikut Dikembangkan

×

Persiapan PENAS XVII Dimatangkan, Kawasan Kuliner Ikut Dikembangkan

Share this article
Persiapan PENAS XVII Dimatangkan, Kawasan Kuliner Ikut Dikembangkan
Bupati Gorontalo ketika memberikan sambutan pada kegiatan peresmian kawasan kuliner khas.

Hargo.co.id, GORONTALOPemerintah Kabupaten Gorontalo terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Pekan Nasional Petani dan Nelayan (PENAS) XVII tahun 2026 yang akan digelar di daerah tersebut.

Berita Terkait:  Waspada Tsunami, Warga Kecamatan Bilato Mulai Mengungsi

Selain kesiapan teknis kegiatan, pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada pengembangan sektor pendukung, salah satunya kawasan kuliner di Zona Khas Foodcourt Limboto.

Pengembangan kawasan ini diproyeksikan menjadi salah satu fasilitas yang dapat menunjang kenyamanan para tamu yang akan menghadiri agenda nasional tersebut.

Berita Terkait:  Komit Lindungi Kesehatan Warga, Nelson Pomalingo Gondol UHC Award 2024

Diperkirakan sekitar 35 ribu petani dan nelayan dari berbagai daerah di Indonesia akan hadir dalam kegiatan

yang dijadwalkan berlangsung empat bulan mendatang itu.

Berita Terkait:  Pasca Banjir, Pemkab Gorontalo Bentuk Dua Posko Dapur Darurat

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, mengatakan bahwa penataan kawasan kuliner merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memberikan pelayanan terbaik kepada para peserta dan tamu yang datang ke Kabupaten Gorontalo.

“Ini menjadi latihan bagi kita semua untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu yang akan datang. Kita ingin para tamu nanti menikmati kuliner daerah yang tertata, higienis, halal, dan berkualitas,” ungkapnya pada kegiatan peresmian kawasan kuliner khas, Sabtu (14/3/2026).
Berita Terkait:  Pelaksanaan Festival Danau Limboto 2024 Mulai Dibahas

Ia menambahkan, kawasan kuliner yang berada di sekitar depan Kantor Bupati serta rumah dinas Bupati Gorontalo saat ini

telah berkembang cukup pesat. Di lokasi tersebut tercatat terdapat 137 lapak kuliner yang sebagian besar dikelola oleh pelaku usaha muda.

Berita Terkait:  Konvoi Nusantara Jadi Penanda Kesiapan Kabgor Sambut PENAS KTNA XVII

Keberadaan puluhan lapak tersebut dinilai menjadi indikator positif bagi perkembangan sektor kuliner di daerah,

sekaligus membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Berita Terkait:  Alaludin Lapananda Dinonaktifkan dari Jabatan Direktur RSUD MM Dunda

“Kita fokus mendorong kuliner khas yang halal, aman dan sehat, semoga standar ini juga diikuti oleh para pelaku UMKM lainnya,

termasuk yang berada di kawasan depan Kantor Bupati dan rumah dinas Bupati,” jelasnya.

Berita Terkait:  LHP LKPD 2024: Pemkab Gorontalo Raih Opini WTP, Kado Manis di Awal Pemerintahan Sofyan-Tonny

Pemerintah Kabupaten Gorontalo pun berharap Zona Khas Foodcourt Limboto dapat berkembang tidak hanya sebagai pusat kuliner baru,

tetapi juga menjadi wadah bagi pelaku UMKM lokal untuk berkembang.

Berita Terkait:  Dukung Efisiensi Anggaran, Kades Molawahu Alihkan Anggaran Kegiatan Seremonial untuk Pengembangan Ekonomi

Selain itu, kawasan ini diharapkan mampu memperkuat citra Kabupaten Gorontalo sebagai daerah yang siap menjadi tuan rumah

kegiatan nasional sekaligus destinasi kuliner yang terus tumbuh di Provinsi Gorontalo.(Adv) 

Berita Terkait:  Pemkab Gorontalo Genjot Kapasitas IKM Lewat Pelatihan dan Kurasi Produk