Kab. Gorontalo

Persiapan PENAS XVII Dimatangkan, Kawasan Kuliner Ikut Dikembangkan

×

Persiapan PENAS XVII Dimatangkan, Kawasan Kuliner Ikut Dikembangkan

Share this article
Persiapan PENAS XVII Dimatangkan, Kawasan Kuliner Ikut Dikembangkan
Bupati Gorontalo ketika memberikan sambutan pada kegiatan peresmian kawasan kuliner khas.

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Pekan Nasional Petani dan Nelayan (PENAS) XVII tahun 2026 yang akan digelar di daerah tersebut.

Berita Terkait:  RS MM Dunda Limboto bakal Miliki Layanan Bedah Saraf

Selain kesiapan teknis kegiatan, pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada pengembangan sektor pendukung, salah satunya kawasan kuliner di Zona Khas Foodcourt Limboto.

Pengembangan kawasan ini diproyeksikan menjadi salah satu fasilitas yang dapat menunjang kenyamanan para tamu yang akan menghadiri agenda nasional tersebut.

Berita Terkait:  Tahun Anggaran akan Berakhir, Sekda Sugondo Minta OPD Pacu Penyerapan Anggaran

Diperkirakan sekitar 35 ribu petani dan nelayan dari berbagai daerah di Indonesia akan hadir dalam kegiatan

yang dijadwalkan berlangsung empat bulan mendatang itu.

Berita Terkait:  Empat Camat di Kabgor Dinonaktifkan, Layanan Publik Dipastikan Tetap Berjalan Normal

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, mengatakan bahwa penataan kawasan kuliner merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memberikan pelayanan terbaik kepada para peserta dan tamu yang datang ke Kabupaten Gorontalo.

“Ini menjadi latihan bagi kita semua untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu yang akan datang. Kita ingin para tamu nanti menikmati kuliner daerah yang tertata, higienis, halal, dan berkualitas,” ungkapnya pada kegiatan peresmian kawasan kuliner khas, Sabtu (14/3/2026).
Berita Terkait:  Wabup Tonny Apresiasi Penerapan Restorative Justice Kejari Kabgor

Ia menambahkan, kawasan kuliner yang berada di sekitar depan Kantor Bupati serta rumah dinas Bupati Gorontalo saat ini

telah berkembang cukup pesat. Di lokasi tersebut tercatat terdapat 137 lapak kuliner yang sebagian besar dikelola oleh pelaku usaha muda.

Berita Terkait:  Nelson Hadiri RUA dan Laporan LTKL 2023-2024

Keberadaan puluhan lapak tersebut dinilai menjadi indikator positif bagi perkembangan sektor kuliner di daerah,

sekaligus membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Berita Terkait:  Silaturahmi dengan ASN, Pjs Bupati Gorontalo Kunjungi Sejumlah OPD

“Kita fokus mendorong kuliner khas yang halal, aman dan sehat, semoga standar ini juga diikuti oleh para pelaku UMKM lainnya,

termasuk yang berada di kawasan depan Kantor Bupati dan rumah dinas Bupati,” jelasnya.

Berita Terkait:  Begini Cara Pemkab Gorontalo Cegah Pinjol, Judol, dan Game Online di Kalangan ASN

Pemerintah Kabupaten Gorontalo pun berharap Zona Khas Foodcourt Limboto dapat berkembang tidak hanya sebagai pusat kuliner baru,

tetapi juga menjadi wadah bagi pelaku UMKM lokal untuk berkembang.

Berita Terkait:  Lima Rumah Layak Huni di Huidu Utara Masuk Agenda Kunjungan Tim Seruni

Selain itu, kawasan ini diharapkan mampu memperkuat citra Kabupaten Gorontalo sebagai daerah yang siap menjadi tuan rumah

kegiatan nasional sekaligus destinasi kuliner yang terus tumbuh di Provinsi Gorontalo.(Adv) 

Berita Terkait:  Dukung Suksesnya World Coconut Day, Nelson Apresiasi Penjagub