Kota Gorontalo

Jangan Main Ordal di SPMB! Adhan: Pintu Masuk Ajarkan Anak Jadi Koruptor

×

Jangan Main Ordal di SPMB! Adhan: Pintu Masuk Ajarkan Anak Jadi Koruptor

Share this article
Jangan Main Ordal di SPMB! Adhan: Pintu Masuk Ajarkan Anak Jadi Koruptor
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea ketika memberikan sambutan pada kegiatan pembukaan SPMB tahun 2026 tingkat Kota Gorontalo, Rabu (3/6/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, melontarkan peringatan tegas kepada para orang tua yang akan mendaftarkan anaknya pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026.

Berita Terkait:  Jelang Idul Adha, Pemkot Intensifkan Pengawasan dan Pengendalian Penyakit Hewan Kurban

Dalam sambutannya pada pembukaan SPMB tingkat Kota Gorontalo, Rabu (3/6/2026), Adhan Dambea meminta masyarakat tidak menggunakan jalur kedekatan, koneksi, atau yang populer disebut “orang dalam” (ordal) demi memasukkan anak ke sekolah tertentu.

Menurutnya, praktik semacam itu tidak hanya mencederai sistem pendidikan yang telah dibangun pemerintah, tetapi juga berpotensi memberikan contoh buruk kepada anak-anak sejak dini.

Berita Terkait:  Beri Perlindungan Hukum Bagi Guru, Pemkot Gorontalo Gandeng Polresta dan Kejari

“Kalau sejak awal anak melihat orang tuanya mencari jalan pintas untuk mendapatkan sesuatu, itu bisa menjadi pelajaran yang salah. Jangan sampai kita tanpa sadar mengajarkan praktik-praktik yang mengarah pada KKN,” tegas Adhan Dambea.

Ia bahkan menilai kebiasaan memanfaatkan pengaruh atau kedekatan demi memperoleh keuntungan tertentu dapat membentuk karakter yang keliru pada generasi muda.

Berita Terkait:  Bus Pemkot Disorot Usai Aksi di Polda, Jeffry: Jangankan Bus, Alphard Juga Dipinjamkan

“Karena dari situ mereka bisa tumbuh menjadi calon-calon koruptor,” tambahnya.

Untuk memastikan proses penerimaan siswa berjalan objektif dan transparan,

Berita Terkait:  Rayakan Festival Apangi dengan Berbagi Bersama Korban Banjir

Adhan Dambea meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gorontalo meningkatkan pengawasan selama pelaksanaan SPMB.

Meski sistem penerimaan saat ini telah berbasis mekanisme yang jelas,

Berita Terkait:  Adhan Bongkar Mafia Obat di RSAS dan RS Otanaha, Skema 20 Persen Jadi 100 Persen Terkuak

menurutnya pengawasan tetap diperlukan agar tidak ada celah yang dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu.

Selain itu, ia juga menginstruksikan para camat dan lurah untuk aktif menyosialisasikan aturan SPMB kepada masyarakat,

Berita Terkait:  Pengawasan Beras Bantuan Diperketat, Pemkot Gorontalo Sasar Penerima Tepat

termasuk memberikan pemahaman bahwa seluruh sekolah di Kota Gorontalo memiliki kualitas yang setara.

“Sampaikan kepada masyarakat bahwa tidak ada lagi istilah sekolah unggulan. Semua sekolah sama dan memiliki kualitas yang baik,” ujarnya.

Berita Terkait:  Catat! Ini Besaran Pajak dan Retribusi Terbaru di Kota Gorontalo

Adhan Dambea berharap pelaksanaan SPMB tahun ini dapat berlangsung lebih adil, transparan, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta didik untuk memperoleh layanan pendidikan tanpa harus bergantung pada koneksi atau kedekatan dengan pihak tertentu.(Adv)