Hargo.co.id, GORONTALO – Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo resmi meluncurkan program Rumah Dilan (Pendidikan dan Keterampilan) sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan keluarga, peningkatan keterampilan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Peluncuran tersebut berlangsung dalam kegiatan Pokja II TP PKK Provinsi Gorontalo yang digelar di Titan Kafe, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan yang diikuti pengurus TP PKK kabupaten/kota se-Gorontalo itu dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Gorontalo, Nani Ismail Mokodongan.
Hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Gorontalo Maryam Pui Mokodongan, jajaran pengurus PKK daerah, serta sejumlah organisasi perangkat daerah dan mitra kerja.
Dalam arahannya, Nani menegaskan bahwa Pokja II memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pengembangan keterampilan keluarga.
Menurutnya, program-program yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kapasitas individu, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.
“Melalui program ini, kita ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran PKK dalam mendukung pembangunan keluarga yang lebih berkualitas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Rumah Dilan menjadi salah satu inovasi yang akan memperluas jangkauan layanan dan pembinaan kepada masyarakat.
Program tersebut juga menjadi bagian dari agenda kerja yang nantinya dilaporkan kepada TP PKK Pusat sebagai bentuk pelaksanaan program prioritas daerah.
Selain peluncuran Rumah Dilan, kegiatan juga diisi dengan pelatihan keterampilan yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat
dalam mengembangkan usaha rumah tangga dan mendukung ketahanan ekonomi keluarga.
Salah satu fokus yang didorong yakni pengembangan sektor tata boga dan kuliner yang dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan di tingkat keluarga.
Nani juga mengajak seluruh TP PKK kabupaten/kota untuk terus memperkuat kolaborasi dan sinergi
agar program-program pemberdayaan dapat berjalan efektif dan memberikan dampak yang lebih luas.
Sebagai tindak lanjut, TP PKK Provinsi Gorontalo akan melaksanakan kunjungan ke seluruh kabupaten/kota
guna memantau implementasi program sekaligus mengevaluasi hasil yang telah dicapai di daerah.
Menurut Nani, seluruh program Pokja II dirancang dengan pendekatan yang inklusif
sehingga dapat menjangkau berbagai kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas dan lanjut usia.
“Kita ingin merangkul semua masyarakat yang memang harus kita layani, termasuk anak-anak disabilitas dan para lansia,” kata Nani Ismail Mokodongan.
Peluncuran Rumah Dilan ditandai secara simbolis oleh Ketua TP PKK Provinsi Gorontalo bersama jajaran pengurus dan mitra kerja.
Kehadiran program tersebut diharapkan menjadi sarana penguatan literasi, keterampilan, serta pemberdayaan ekonomi keluarga yang berkelanjutan di seluruh wilayah Gorontalo.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo
serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo
sebagai bentuk dukungan terhadap berbagai program pemberdayaan yang dijalankan TP PKK Provinsi Gorontalo.(Adv)












