Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail resmi melepas kontingen Provinsi Gorontalo yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) XI tahun 2025 di DKI Jakarta.
Pelepasan yang digelar di Lapangan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Gorontalo, Kamis (30/10/2025), hanya dihadiri sekitar 45 persen dari total 120 anggota kontingen.
Meski begitu, Gubernur Gusnar Ismail menegaskan semangat dan doa penuh bagi seluruh atlet agar mampu mempersembahkan prestasi 100 persen bagi daerah.
“Yang hadir hari ini hanya 45 persen, tapi saya harap prestasi nanti bisa 100 persen. Ini kesempatan emas bagi adik-adik untuk menunjukkan kemampuan terbaik,” tegas Gusnar Ismail dalam sambutannya.
Gubernur juga menyinggung pentingnya disiplin sebagai kunci utama dalam pembinaan olahraga.
“Disiplin adalah nilai dasar dari setiap prestasi. Disiplin kepada diri sendiri, waktu, dan apa yang diarahkan pelatih saat latihan maupun bertanding,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dispora Provinsi Gorontalo Danial Ibrahim menjelaskan bahwa tahun ini pelaksanaan POPNAS dan PEPARPENAS digabungkan dan dipusatkan di DKI Jakarta, setelah sebelumnya direncanakan di Aceh dan Sumatera Utara. Perubahan tersebut dilakukan atas pertimbangan efisiensi anggaran nasional.
Kontingen Gorontalo terdiri dari 78 atlet POPNAS, 11 atlet PEPARPENAS, 25 pelatih dan ofisial, serta 6 pimpinan kontingen.
Mereka akan turun di 10 cabang olahraga POPNAS di antaranya karate, renang, taekwondo, pencak silat, sepak takraw, tinju, bulu tangkis, atletik, tenis meja,
dan sepak bola serta 3 cabang olahraga PEPARPENAS, yaitu para atletik, para bulutangkis, dan para tenis meja.
Danial Ibrahim menambahkan, tahun ini pembiayaan keberangkatan dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah daerah dan sektor swasta, termasuk BUMN dan BUMD.
Kontingen diberangkatkan dalam tiga tahap, mulai 31 Oktober hingga 2 November 2025, menyesuaikan jadwal pertandingan masing-masing cabang.
Di akhir acara, Gubernur Gusnar Ismail menyerahkan bendera kontingen sebagai tanda resmi pemberangkatan
dan menutup dengan doa agar seluruh atlet dapat membawa pulang prestasi terbaik.
“Keterbatasan bukan alasan untuk menyerah. Yang penting adalah mental juara dan tekad mengharumkan nama Gorontalo,” pungkasnya.(Alw)












