Hargo.co.id, GORONTALO – Menjelang pembukaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII pada 20 Juni 2026, arus kedatangan peserta dari berbagai provinsi mulai terlihat. Sejumlah kontingen telah bergerak menuju Gorontalo melalui berbagai moda transportasi, baik darat, laut, maupun udara.
Kontingen dari berbagai daerah secara bertahap meninggalkan wilayah masing-masing untuk mengikuti agenda nasional yang akan dipusatkan di Kabupaten Gorontalo. Perjalanan para peserta dilakukan dengan beragam pilihan transportasi, menyesuaikan kondisi geografis dan akses dari daerah asal.
Pada Sabtu (13/6/2026), rombongan peserta dari Kota Bitung, Sulawesi Utara, terpantau melakukan perjalanan menuju Gorontalo menggunakan bus.
Sementara itu, delegasi dari Ternate juga mulai berlayar menuju Gorontalo menggunakan kapal laut. Aktivitas keberangkatan tersebut turut dibagikan melalui media sosial oleh sejumlah peserta.
Staf Ahli Gubernur Gorontalo yang juga bertindak sebagai Koordinator Liaison Officer (LO) PENAS XVII, Masran Rauf, mengatakan panitia terus melakukan pemantauan terhadap mobilisasi peserta dari seluruh Indonesia.
“Pergerakan kontingen terus kami monitor. Kami meminta seluruh LO tetap siaga agar proses penyambutan peserta yang tiba di Gorontalo dapat berjalan lancar dan sesuai rencana,” ujar Masran.
Selain peserta dari kawasan timur Indonesia, kontingen dari Provinsi Jambi juga dilaporkan mulai melakukan perjalanan menuju lokasi kegiatan. Keberangkatan dilakukan secara bertahap dengan kombinasi jalur darat dan laut.
Menurut Masran, salah satu rombongan yang telah berangkat berasal dari Kabupaten Muaro Jambi.
Mereka menempuh perjalanan panjang menuju Gorontalo sebagai bagian dari partisipasi dalam ajang nasional tersebut.
PENAS XVII dijadwalkan berlangsung pada 20–25 Juni 2026 di kawasan Kompleks GOR David-Tonny, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.
Kegiatan ini akan mempertemukan ribuan petani, nelayan, penyuluh, serta pelaku utama sektor pertanian dan perikanan dari seluruh Indonesia.
Untuk mendukung kebutuhan akomodasi peserta, panitia telah menyiapkan berbagai fasilitas penginapan.
Selain memanfaatkan hotel dan penginapan yang tersedia, sebagian kontingen juga akan ditempatkan di rumah-rumah warga yang berada di sekitar lokasi kegiatan sebagai bagian dari konsep keterlibatan masyarakat dalam menyukseskan PENAS XVII.(Adv)












