Hargo.co.id, GORONTALO – Menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII yang akan berlangsung pada 20–25 Juni 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Gorontalo dalam kondisi aman dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat maupun peserta kegiatan.
Ajang nasional yang akan menghadirkan ribuan petani, nelayan, serta tamu dari berbagai daerah di Indonesia tersebut diperkirakan akan meningkatkan mobilitas kendaraan dan aktivitas ekonomi di sejumlah wilayah Gorontalo.
Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi, Pertamina telah menyiapkan sejumlah langkah strategis guna menjaga kelancaran distribusi BBM selama kegiatan berlangsung.
Sales Branch Manager Sulutgo III Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Satria Syaputra Harahap, mengatakan pihaknya telah memperkuat layanan di sejumlah SPBU yang berada di sekitar lokasi penyelenggaraan PENAS maupun kawasan pusat aktivitas masyarakat.
Menurutnya, beberapa SPBU ditetapkan sebagai titik layanan prioritas dengan dukungan tambahan pasokan dan pengaturan distribusi
yang lebih intensif guna memastikan kebutuhan bahan bakar kendaraan peserta dan operasional kegiatan dapat terpenuhi.
“Pertamina telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari penguatan stok hingga optimalisasi suplai harian agar pelayanan kepada masyarakat dan peserta PENAS tetap berjalan lancar,” kata Satria, Rabu (17/6/2026).
Selain menjamin kecukupan stok, Pertamina juga mengoperasikan SPBU yang menjadi titik layanan utama selama 24 jam.
Kebijakan tersebut dilakukan untuk memberikan kemudahan akses BBM bagi peserta kegiatan maupun masyarakat yang beraktivitas selama penyelenggaraan PENAS.
Pengawasan distribusi energi juga diperketat melalui pemantauan harian terhadap kondisi stok di lembaga penyalur
dan kesiapan armada mobil tangki yang bertugas menyalurkan BBM ke berbagai wilayah di Gorontalo.
Satria menegaskan bahwa persediaan BBM yang tersimpan di Integrated Terminal Gorontalo maupun seluruh SPBU saat ini berada pada level aman
sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pasokan selama berlangsungnya kegiatan nasional tersebut.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa
dukungan terhadap pelaksanaan PENAS merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan energi pada berbagai agenda strategis nasional.
Ia menilai PENAS XVII memiliki arti penting karena menjadi ajang berkumpulnya ribuan peserta dari seluruh Indonesia. Untuk itu, Pertamina berupaya memastikan seluruh kebutuhan energi selama kegiatan berlangsung dapat terpenuhi dengan baik.
“Pertamina berkomitmen menjaga kelancaran distribusi energi agar masyarakat dan peserta PENAS dapat menjalankan aktivitas dengan nyaman selama berada di Gorontalo,” ujar Lilik.
Untuk mendukung hal tersebut, Pertamina juga terus membangun koordinasi dengan pemerintah daerah, panitia pelaksana,
dan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan seluruh proses distribusi BBM berjalan lancar hingga kegiatan berakhir.(Rls)












