Advertorial

BTN Gorontalo Perkuat Funding dan Digitalisasi, Kinerja Tumbuh Pesat

×

BTN Gorontalo Perkuat Funding dan Digitalisasi, Kinerja Tumbuh Pesat

Share this article
BTN Gorontalo Perkuat Funding dan Digitalisasi, Kinerja Tumbuh Pesat
Kantor BTN Cabang Gorontalo.

Hargo.co.id, GORONTALO – Kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Kantor Cabang Gorontalo menunjukkan tren positif sepanjang 2025.

Berita Terkait:  Legalitas Rampung, Koperasi Plasma Kemitraan IGL dan BTL Siapkan Rencana Kegiatan Usaha

Penguatan sektor pendanaan (funding) dan akselerasi layanan digital menjadi kunci utama pertumbuhan bisnis bank tersebut.

Kepala Cabang BTN Gorontalo, Irwan Hasbullah, menyebutkan bahwa strategi penguatan pendanaan berkelanjutan menjadi fondasi penting dalam menjaga pertumbuhan perbankan yang sehat.

Berita Terkait:  2.244 Warga Kebagian Sertifikat Tanah Gratis dari BPN Gorontalo

“Pendanaan adalah bahan bakar utama bank. Tanpa funding yang kuat, penyaluran pembiayaan tidak akan berjalan optimal,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap BTN di Gorontalo terus meningkat. Hal ini tercermin dari lonjakan dana pihak ketiga (DPK) yang tumbuh hingga 109,94 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) per Desember 2025 menjadi Rp346,16 miliar.

Berita Terkait:  Pertamina Gencarkan Edukasi Energi Tepat Sasaran, BrightGas Hadir Meriahkan CFD Makassar

Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan dana ritel berbiaya rendah yang naik 55,81 persen YoY.

Selain itu, komposisi dana murah juga tetap terjaga dengan rasio current account saving account (CASA) mencapai 79 persen.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Salurkan Bansos untuk Masjid dan Panti Asuhan di Makassar

Irwan menegaskan, penguatan funding akan terus menjadi prioritas guna memastikan ketersediaan likuiditas yang stabil.

Dengan demikian, bank dapat menjalankan fungsi intermediasi secara optimal, khususnya dalam mendukung pembiayaan masyarakat.

Berita Terkait:  Perkada UOBK BLUD RSUD ZUS Mulai Diseriusi

Di sisi lain, BTN Gorontalo juga mempercepat transformasi digital melalui berbagai layanan, seperti cash management system, payroll, hingga transaksi berbasis aplikasi Bale by BTN.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan layanan perbankan yang lebih menyeluruh, tidak hanya berfokus pada pembiayaan perumahan, tetapi juga kebutuhan finansial lainnya.

Berita Terkait:  Sesama Caleg PPP Jangan Saling Menjatuhkan, Sawaludin: Hindari Budaya Tutuhiya

“Kami ingin menjadi bank dengan layanan yang lebih lengkap, sehingga bisa menjangkau berbagai kebutuhan nasabah,” tambahnya.

Dari sisi pembiayaan, BTN Gorontalo juga mencatat pertumbuhan yang solid. Hingga akhir 2025, penyaluran kredit dan pembiayaan meningkat 17,72 persen YoY menjadi Rp1,06 triliun.

Berita Terkait:  Perayaan HUT ke-74 Presiden di Kota Gorontalo Diwarnai Doa Lintas Agama dan Aksi Sosial

Kredit subsidi masih mendominasi dengan pertumbuhan 18,06 persen menjadi Rp689,05 miliar.

Sementara kredit non-subsidi turut tumbuh 18,85 persen menjadi Rp280,63 miliar.

Berita Terkait:  Pertamina Patra Niaga Tambah 351.120 Tabung LPG 3 Kg di Sulut

Kualitas kredit pun tetap terjaga. Rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) berhasil ditekan menjadi 1,63 persen, turun signifikan dibandingkan posisi Desember 2024 sebesar 2,85 persen.

Seiring dengan kinerja tersebut, BTN Gorontalo membukukan laba bersih sebesar Rp24,1 miliar atau tumbuh 157,94 persen YoY. Total aset juga meningkat 18,99 persen menjadi Rp1,1 triliun.

Berita Terkait:  Bahas Kemajuan Gorontalo, Sandiaga Uno Undang Sawaludin

Capaian ini menegaskan langkah BTN Gorontalo dalam memperkuat fondasi bisnis melalui sinergi antara pendanaan yang solid dan transformasi layanan digital.(Rls)