Advertorial

25 SPBU di Makassar Buka 24 Jam, Pertamina Patra Niaga Perluas Akses BBM

×

25 SPBU di Makassar Buka 24 Jam, Pertamina Patra Niaga Perluas Akses BBM

Share this article
25 SPBU di Makassar Buka 24 Jam, Pertamina Patra Niaga Perluas Akses BBM
Petugas SPBU di Makassar tengah melakukan pelayanan pengisian BBM pada malam hari.

Hargo.co.id, SULSEL – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperluas pelayanan pengisian BBM di Kota Makassar. Sebanyak 25 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kini beroperasi selama 24 jam.

Kebijakan tersebut dilakukan sebagai langkah memperluas akses masyarakat sekaligus mengurai kepadatan antrean BBM yang masih terjadi di sejumlah SPBU dalam beberapa waktu terakhir.

Dari total 25 SPBU tersebut, sebanyak 16 titik baru ditambahkan ke dalam layanan 24 jam. Sebelumnya, terdapat 11 SPBU yang telah beroperasi nonstop.

Pertamina menyebut perpanjangan jam operasional menjadi salah satu upaya merespons dinamika kebutuhan BBM di Makassar. Dalam tiga bulan terakhir, antrean masih ditemukan di sejumlah titik. Bahkan, dalam dua hingga tiga hari terakhir, kepadatan juga meningkat pada penyaluran Pertalite.

Tak hanya Pertalite, tekanan terhadap distribusi juga terjadi pada Solar Jenis BBM Tertentu (JBT). Pertamina mencatat kebutuhan Solar JBT meningkat sekitar 10 hingga 15 persen sepanjang Juni hingga Agustus 2026.

Peningkatan tersebut antara lain dipengaruhi aktivitas logistik yang semakin tinggi, pelebaran disparitas harga, serta indikasi pelangsiran yang turut memengaruhi pola konsumsi BBM di lapangan.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan penambahan SPBU 24 jam diharapkan dapat memberikan alternatif waktu pengisian kepada masyarakat.

“Penambahan jam operasional ini kami lakukan agar akses pelayanan semakin luas. Masyarakat memiliki lebih banyak pilihan waktu untuk melakukan pengisian BBM, sehingga kepadatan di jam-jam tertentu dapat ditekan,” ujar Lilik.

Menurut dia, pembukaan layanan 24 jam bukan satu-satunya langkah yang dilakukan Pertamina. Sejumlah strategi distribusi juga dijalankan secara simultan untuk menjaga ketersediaan BBM dan LPG sekaligus mengendalikan antrean.

Berita Terkait:  Karyawan Aji Resmikan Bank Sampah Kampung Iklim Tanggidaa

Di antaranya melalui marshalling di SPBU yang mengalami antrean panjang. Petugas mengarahkan kendaraan ke SPBU lain yang memiliki tingkat kepadatan lebih rendah.

Pertamina juga menambah alokasi BBM sekitar 10 hingga 15 persen dari rata-rata penyaluran harian pada wilayah atau SPBU yang membutuhkan. Optimalisasi armada mobil tangki dan penyesuaian pola distribusi turut dilakukan untuk mempercepat pengiriman BBM ke SPBU.

Untuk LPG 3 kilogram, penyaluran di Sulawesi Selatan bahkan diperkuat hingga 130 persen dari rata-rata penyaluran harian.

Sementara itu, pengawasan terhadap transaksi BBM bersubsidi terus diperketat. Pertamina mencatat sebanyak 6.023 nomor polisi telah diblokir karena terindikasi melakukan transaksi yang tidak sesuai dengan ketentuan.

“Berbagai langkah ini berjalan secara bersamaan. Kami melihat kondisi setiap wilayah dan SPBU berdasarkan kebutuhan, antrean, serta pola konsumsinya. Tujuannya agar pasokan tetap tersedia dan pelayanan kepada masyarakat semakin efektif,” jelas Lilik.

25 SPBU Layanan 24 Jam

Adapun 25 SPBU di Kota Makassar yang beroperasi 24 jam yakni:

1. SPBU 7190277, Jl. Perintis Kemerdekaan Km 16.
2. SPBU 7390201, Jl. Perintis Kemerdekaan.
3. SPBU 7490104, Jl. Tentara Pelajar No. 79.
4. SPBU 7490207, Jl. Perintis Kemerdekaan Km 19.
5. SPBU 7490208, Jl. Perintis Kemerdekaan Km 19 No. 8.
6. SPBU 7490222, Jl. Perintis Kemerdekaan No. 55.
7. SPBU 7490236, Jl. Gunung Bawakaraeng.
8. SPBU 7490238, Jl. Perintis Kemerdekaan.
9. SPBU 7490278, Jl. AP Pettarani–Jl. Rappocini.
10. SPBU 7490288, Jl. Perintis Kemerdekaan Km 12.
11. SPBU 7490295, Jl. Sultan Alauddin No. 258.
12. SPBU 7390244, Jl. Perintis Kemerdekaan No. 149, Pacerakkang, Biringkanaya.
13. SPBU 7490103, Jl. Cendrawasih No. 38.
14. SPBU 7490109, Jl. Andalas.
15. SPBU 7490110, Jl. Sultan Hasanuddin.
16. SPBU 7490112, Jl. K.S. Tubun.
17. SPBU 7490115, Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 122.
18. SPBU 7490122, Jl. Sungai Saddang Baru.
19. SPBU 7490202, Jl. Hertasning No. 9.
20. SPBU 7490203, Jl. Sultan Alauddin.
21. SPBU 7490204, Jl. Permandian Alam, Barombong.
22. SPBU 7490213, Jl. Gunung Cermai 101, Kompleks Tanjung Bunga.
23. SPBU 7490231, Jl. AP Pettarani No. 7.
24. SPBU 7490232, Jl. Urip Sumoharjo–Racing Center.
25. SPBU 7490234, Jl. Tamangapa Raya.

Berita Terkait:  BLUD RS ZUS Jalin KSO dengan Klinik Mata Mikeda Manado

Pertamina kembali mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Pengisian sesuai kebutuhan dinilai penting untuk menjaga distribusi tetap lancar dan memberi kesempatan kepada pengguna lain memperoleh pelayanan.

“Kami mengajak masyarakat menggunakan energi secara bijak dan tidak melakukan panic buying. Stok dan distribusi terus kami jaga, sementara pelayanan juga kami perluas melalui penambahan SPBU yang beroperasi 24 jam,” kata Lilik.

Masyarakat yang menemukan kendala pelayanan maupun indikasi pelanggaran dalam penyaluran BBM dan LPG bersubsidi dapat melaporkannya melalui Pertamina Customer Solution (PCS) 135 untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.(Rls)