Kota Gorontalo

Perbaikan Eks Jalan Palma, Adhan: Dibangun Baru, Bukan Ditambal

×

Perbaikan Eks Jalan Palma, Adhan: Dibangun Baru, Bukan Ditambal

Share this article
Perbaikan Eks Jalan Palma, Adhan: Dibangun Baru, Bukan Ditambal
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea ketika meninjau proyek perbaikan Eks Jalan Palma, Senin (13/7/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo mulai merealisasikan komitmen peningkatan infrastruktur melalui pembangunan ruas Jalan Zainal Umar Sidiki atau yang dikenal sebagai eks Jalan Palma.

Berita Terkait:  Sekda Ismail: Angka Stunting Pasti Turun Dibawah 14 Persen

Proyek sepanjang 2,6 kilometer tersebut menjadi pekerjaan jalan terbesar yang dibiayai melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2026.

Komitmen itu ditegaskan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, saat meninjau langsung pelaksanaan pekerjaan di lokasi, Senin (13/7/2026).

Berita Terkait:  Polemik Lahan Pembangunan KNMP di Terminal Leato Berlanjut ke Musyawarah, Ini Hasilnya

Menurut Adhan, pembangunan jalan tersebut merupakan wujud nyata pemanfaatan dana yang berasal dari pajak dan retribusi masyarakat. Maka dari itu, pemerintah berkewajiban memastikan hasil penghimpunan PAD kembali dirasakan warga melalui pembangunan yang berkualitas.

“Peningkatan Jalan Zainal Umar Sidiki sepenuhnya menggunakan sumber dana PAD dengan nilai anggaran mencapai Rp9,2 miliar. Ini adalah bukti bahwa uang yang dibayarkan masyarakat melalui pajak dan retribusi dikembalikan lagi kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan,” ujarnya.

Berita Terkait:  Kian Gacor! Kota Gorontalo Masuk 10 Besar Daerah Maju di Luar Jawa, Adhan-Indra Kampiun

Selain ruas Jalan Zainal Umar Sidiki, Pemkot Gorontalo juga mengalokasikan anggaran untuk peningkatan dua ruas jalan lainnya.

Jalan Taman Buah mendapat alokasi Rp2,7 miliar untuk penanganan sepanjang 417 meter, sedangkan Jalan Pangeran Hidayat memperoleh anggaran Rp3,3 miliar untuk ruas sepanjang 655 meter.

Berita Terkait:  Adhan: Keberadaan Komunitas Purna Bakti Sangat Penting

Adhan Dambea menegaskan seluruh proyek tersebut tidak menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU), melainkan murni dibiayai dari PAD yang berhasil dikumpulkan pemerintah daerah.

“Semua pembiayaan tiga proyek jalan ini berasal dari PAD. Jadi masyarakat harus mengetahui bahwa dana yang mereka bayarkan benar-benar kembali dalam bentuk pembangunan yang bisa dinikmati bersama,” katanya.

Berita Terkait:  Catat! Ini Jam Uji Coba Satu Arah Jalan H.B Jassin pada 27 dan 28 Oktober

Dalam peninjauan itu, Adhan juga menepis anggapan bahwa pekerjaan yang dilakukan hanya berupa penambalan jalan rusak. Ia memastikan proyek tersebut merupakan peningkatan jalan secara menyeluruh guna menghasilkan kualitas permukaan yang lebih baik, nyaman, dan tahan lama.

Menurutnya, pendekatan pembangunan seperti itu dipilih agar manfaat yang dirasakan masyarakat tidak bersifat sementara, melainkan dapat digunakan dalam jangka panjang serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Berita Terkait:  Penyelesaian Lahan Eks Terminal 42 Dipercepat, Pemkot Libatkan Appraisal Independen

“Tidak ada tambal-tambal. Yang kita lakukan adalah membangun kembali dengan kualitas yang baik. Kalau hanya menambal, itu menunjukkan pemerintah tidak serius. Kita ingin hasil pekerjaan yang benar-benar berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Setelah program prioritas peningkatan tiga ruas jalan tersebut rampung, Pemerintah Kota Gorontalo akan melanjutkan agenda pembangunan daerah dengan memfokuskan perhatian pada proyek pembangunan kantor Wali Kota sebagai program strategis berikutnya.(Adv)  

Berita Terkait:  Bulan Mei, Kota Gorontalo Alami Deflasi Sebesar 0,7 Persen