Kota Gorontalo

Perbaikan Eks Jalan Palma, Adhan: Dibangun Baru, Bukan Ditambal

×

Perbaikan Eks Jalan Palma, Adhan: Dibangun Baru, Bukan Ditambal

Share this article
Perbaikan Eks Jalan Palma, Adhan_ Dibangun Baru, Bukan Ditambal
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea ketika meninjau proyek perbaikan Eks Jalan Palma, Senin (13/7/2026).

Hargo.co.id, GORONTALOPemerintah Kota Gorontalo mulai merealisasikan komitmen peningkatan infrastruktur melalui pembangunan ruas Jalan Zainal Umar Sidiki atau yang dikenal sebagai eks Jalan Palma.

Berita Terkait:  Ryan Optimis, Angka Stunting akan Turun Signifikan

Proyek sepanjang 2,6 kilometer tersebut menjadi pekerjaan jalan terbesar yang dibiayai melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2026.

Komitmen itu ditegaskan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, saat meninjau langsung pelaksanaan pekerjaan di lokasi, Senin (13/7/2026).

Berita Terkait:  BAZNAS Kota Gorontalo Galang Donasi For Palestina

Menurut Adhan, pembangunan jalan tersebut merupakan wujud nyata pemanfaatan dana yang berasal dari pajak dan retribusi masyarakat. Maka dari itu, pemerintah berkewajiban memastikan hasil penghimpunan PAD kembali dirasakan warga melalui pembangunan yang berkualitas.

“Peningkatan Jalan Zainal Umar Sidiki sepenuhnya menggunakan sumber dana PAD dengan nilai anggaran mencapai Rp9,2 miliar. Ini adalah bukti bahwa uang yang dibayarkan masyarakat melalui pajak dan retribusi dikembalikan lagi kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan,” ujarnya.

Berita Terkait:  Kaban Keuangan Pemkot Imbau Warga Segera Lunasi PBB, Batas Waktu 31 Oktober

Selain ruas Jalan Zainal Umar Sidiki, Pemkot Gorontalo juga mengalokasikan anggaran untuk peningkatan dua ruas jalan lainnya.

Jalan Taman Buah mendapat alokasi Rp2,7 miliar untuk penanganan sepanjang 417 meter, sedangkan Jalan Pangeran Hidayat memperoleh anggaran Rp3,3 miliar untuk ruas sepanjang 655 meter.

Berita Terkait:  Halaman Kantor Wali Kota Gorontalo Disulap jadi Dapur Umum

Adhan Dambea menegaskan seluruh proyek tersebut tidak menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU), melainkan murni dibiayai dari PAD yang berhasil dikumpulkan pemerintah daerah.

“Semua pembiayaan tiga proyek jalan ini berasal dari PAD. Jadi masyarakat harus mengetahui bahwa dana yang mereka bayarkan benar-benar kembali dalam bentuk pembangunan yang bisa dinikmati bersama,” katanya.

Berita Terkait:  Dapat Tambahan Bonus dari Adhan, Pemenang Lomba Da'i Cilik dan Hafidz Tersenyum Bahagia

Dalam peninjauan itu, Adhan juga menepis anggapan bahwa pekerjaan yang dilakukan hanya berupa penambalan jalan rusak. Ia memastikan proyek tersebut merupakan peningkatan jalan secara menyeluruh guna menghasilkan kualitas permukaan yang lebih baik, nyaman, dan tahan lama.

Menurutnya, pendekatan pembangunan seperti itu dipilih agar manfaat yang dirasakan masyarakat tidak bersifat sementara, melainkan dapat digunakan dalam jangka panjang serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Berita Terkait:  Cegah Bunuh Diri, Ryan: Perbanyak Dzikir dan Doa

“Tidak ada tambal-tambal. Yang kita lakukan adalah membangun kembali dengan kualitas yang baik. Kalau hanya menambal, itu menunjukkan pemerintah tidak serius. Kita ingin hasil pekerjaan yang benar-benar berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Setelah program prioritas peningkatan tiga ruas jalan tersebut rampung, Pemerintah Kota Gorontalo akan melanjutkan agenda pembangunan daerah dengan memfokuskan perhatian pada proyek pembangunan kantor Wali Kota sebagai program strategis berikutnya.(Adv)  

Berita Terkait:  Ini Klarifikasi RS Multazam ke Kadikes Terkait Keluhan Pelayanan oleh Warga