Kota Gorontalo

Kota Gorontalo Ukir Sejarah, Raih Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi Lima Kali Tanpa Jeda

×

Kota Gorontalo Ukir Sejarah, Raih Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi Lima Kali Tanpa Jeda

Share this article
Kota Gorontalo Ukir Sejarah
Asisten I Setda Kota Gorontalo, Iskandar Moerad ketika menerima piala juara umum lomba MTQ tingkat Provinsi Gorontalo tahun 2026.

Hargo.co.id, GORONTALO – Kota Gorontalo kembali menegaskan dominasinya pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Gorontalo ke-12 Tahun 2026.

Berita Terkait:  Tekan Stunting Lewat Lokakarya

Untuk kelima kalinya secara beruntun, kafilah Kota Gorontalo sukses menyabet gelar Juara Umum, sekaligus mencatatkan prestasi gemilang yang dikenal dengan sebutan Pentagelar.

Kepastian tersebut diumumkan pada malam penutupan MTQ yang secara resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie.

Berita Terkait:  Razia Kesehatan di THM, Dikes Kota Gorontalo Temukan Pengunjung Berisiko HIV dan IMS

Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Hakim, Kota Gorontalo tampil sebagai kafilah terbaik dengan raihan total 555 poin.

Dominasi Kota Gorontalo terlihat dari perolehan medali yang sangat impresif. Kafilah ibu kota provinsi itu berhasil mengoleksi 16 medali emas, 10 medali perak, dan delapan medali perunggu, menjadikannya daerah dengan perolehan nilai tertinggi pada perhelatan MTQ tahun ini.

Berita Terkait:  Adhan Sesalkan Sikap Oknum Dosen FH UNG yang Gunakan Keahlian untuk Kepentingan Kelompok

Capaian tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh Pemerintah Kota Gorontalo bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Gorontalo.

Melalui program pembinaan yang konsisten, para qari, qariah, hafiz, hafizah,

Berita Terkait:  Lima Komoditas Penyumbang Utama Inflasi Kota Gorontalo di Bulan April

serta peserta dari berbagai cabang perlombaan mampu menunjukkan kualitas terbaik mereka di tingkat provinsi.

Kesuksesan ini juga membuka jalan bagi para peraih medali emas untuk memperkuat Kafilah Provinsi Gorontalo pada MTQ Nasional ke-31 Tahun 2026 yang akan digelar di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, pada September mendatang.

Berita Terkait:  Hentikan Diskriminatif ke Penderita AIDS, Adhan: Semua Warga Punya Hak yang Sama

Di balik keberhasilan tersebut, para peserta, pelatih, dan ofisial Kafilah Kota Gorontalo menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea,

serta Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, atas dukungan penuh yang diberikan sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan MTQ.

Berita Terkait:  Pemotongan Hutang ASN di BSG, Adhan: BTN Harus Hargai Hak Pribadi Pegawai

Salah seorang pelatih sekaligus ofisial kafilah, Haji Mahmud Lanti, mengaku bersyukur atas keberhasilan yang kembali diraih Kota Gorontalo.

Menurutnya, prestasi mempertahankan gelar juara umum lima kali berturut-turut tidak terlepas dari perhatian dan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan syiar Al-Qur’an.

Berita Terkait:  Luncurkan Program Pujarasa, Ismail Apresiasi Kantor Kemenag Kota Gorontalo

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh peserta, pelatih, dan ofisial yang mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Gorontalo. Mulai dari persiapan, fasilitas, hingga kebutuhan peserta selama mengikuti MTQ mendapatkan perhatian yang sangat baik. Dukungan tersebut menjadi energi dan motivasi bagi seluruh kafilah untuk memberikan yang terbaik bagi daerah,” ujarnya.

Mahmud berharap capaian bersejarah ini menjadi pelecut semangat bagi para peserta yang akan membawa nama Provinsi Gorontalo di tingkat nasional.

Berita Terkait:  BPBD Kota Gorontalo dan PLN Perkuat Kesiapsiagaan Evakuasi Air

Dengan persiapan yang lebih maksimal, ia optimistis kafilah Gorontalo mampu bersaing dan mengukir prestasi membanggakan di ajang MTQ Nasional mendatang.

Prestasi Pentagelar yang kembali diraih Kota Gorontalo tidak hanya menjadi simbol keberhasilan dalam kompetisi,

Berita Terkait:  Adhan Dambea Kukuhkan Gen-Z Bersinar Pelopor Anti Narkoba dan Miras

tetapi juga mencerminkan kuatnya komitmen daerah dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an melalui pembinaan generasi Qurani yang berkelanjutan.(Adv)