Kota Gorontalo

Treasury Award, Pemkot Gorontalo Bawa Pulang Dua Penghargaan

×

Treasury Award, Pemkot Gorontalo Bawa Pulang Dua Penghargaan

Sebarkan artikel ini
Treasury Award, Pemkot Gorontalo Bawa Pulang Dua Penghargaan
Dua penghargaan yang diraih Pemerintah Kota Gorontalo pada ajang Treasury Award.

Hargo.co.id, GORONTALOPemerintah Kota Gorontalo kembali menerima penghargaan di bidang pengelolaan keuangan. Kali ini, dua kategori sekaligus diraih dalam ajang Treasury Award yang diberikan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Gorontalo.

Berita Terkait:  Zakat Fitrah 1446 Hijriah/2025 Resmi Ditetapkan Pemkot Gorontalo, Ini Besarannya

Dalam penilaian tersebut, Pemkot Gorontalo dinobatkan sebagai terbaik pertama dalam kategori pengajuan dana alokasi Khusus (DAK) Fisik tahun anggaran 2025 dan terbaik kedua dalam kategori penyaluran DAK Fisik.

Penghargaan itu diterima Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Gorontalo, Nuryanto, Sabtu (14/2/2026).

Berita Terkait:  Mampu Tangani Kemiskinan Ekstrem, Pemkot Gorontalo Dapat Suntikan Insentif Rp 5,9 M

Ia menjelaskan, capaian tersebut berkaitan dengan ketepatan waktu dan kelengkapan administrasi dalam proses pengajuan DAK Fisik ke pemerintah pusat.

Kota Gorontalo disebut menjadi daerah yang paling cepat mengajukan berkas dibanding kabupaten/kota lain di Provinsi Gorontalo.

Berita Terkait:  Di Kampanye Pemanfaatan Pangan Lokal B2SA, Ismail Serahkan Bantuan For 150 Anak Kurang Gizi

“Untuk kategori pengajuan terbaik satu dan penyaluran terbaik dua,” ujar Nuryanto.

Kecepatan pengajuan tersebut berdampak pada percepatan pencairan dana transfer ke daerah, sehingga serapan anggaran dapat berjalan sesuai jadwal yang ditentukan pemerintah pusat.

Berita Terkait:  Jelang Idul Adha, Pemkot Intensifkan Pengawasan dan Pengendalian Penyakit Hewan Kurban

Sementara untuk kategori penyaluran, penilaian didasarkan pada persentase realisasi penggunaan DAK Fisik, khususnya pada sektor kesehatan dan infrastruktur.

Sejumlah kalangan berharap penghargaan administratif semacam ini perlu diimbangi dengan dampak nyata di lapangan.

Berita Terkait:  Sebut Ada Oknum Jaksa Diduga Terima Suap, Adhan: Saya Punya Bukti

Indikator seperti kualitas pembangunan infrastruktur, akses layanan kesehatan,

hingga penurunan angka kemiskinan menjadi tolak ukur yang lebih dirasakan langsung oleh masyarakat.

Berita Terkait:  Terkait Stunting, Dua Kelurahan Dikunjungi Tim Penilai Capaian Kinerja 8 Aksi Konvergensi

Dalam pernyataannya, Nuryanto menyebut capaian tersebut merupakan hasil dari arahan dan strategi pimpinan daerah, yakni Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea dan Wakil Wali Kota, Indra Gobel.

Ia juga menegaskan bahwa penghargaan tidak boleh berhenti pada seremoni semata.

Berita Terkait:  Pengendalian Inflasi, Pemkot Gorontalo Terbaik ke II di Kawasan Sulawesi

“Pak Wali selalu menyampaikan, penghargaan tidak ada artinya jika tidak memberi dampak langsung kepada masyarakat,” katanya.

Dengan dua penghargaan ini, tantangan berikutnya bagi Pemerintah Kota Gorontalo adalah memastikan

Berita Terkait:  Protes Pembatasan Layanan BPJS, Adhan: Hanya Bikin Rugi Rakyat dan Daerah

setiap rupiah dana transfer yang dikelola benar-benar meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan warga.(Adv)