Kota Gorontalo

Gerakan Indonesia ASRI Diluncurkan, Adhan Dorong Budaya Bersih dan Disiplin ASN

×

Gerakan Indonesia ASRI Diluncurkan, Adhan Dorong Budaya Bersih dan Disiplin ASN

Share this article
Gerakan Indonesia ASRI Diluncurkan, Adhan Dorong Budaya Bersih dan Disiplin ASN
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea ketika memberikan arahan pada pencanangan Gerakan Indonesia ASRI, Selasa (31/3/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, resmi mencanangkan Gerakan Indonesia ASRI pada Selasa (31/3/2026) di halaman kantor wali kota. Program ini menjadi bagian dari implementasi kebijakan pemerintah pusat yang akan dijalankan rutin setiap hari Selasa di Kota Gorontalo.

Berita Terkait:  Adhan-Indra Buka Ruang Usaha Baru, Jalan yang Dulu Sepi Kini Ramai Pedagang

Dalam arahannya, Adhan Dambea menegaskan bahwa isu kebersihan kini menjadi prioritas utama pemerintah dan harus ditangani secara sistematis.

Ia menekankan bahwa menciptakan lingkungan bersih bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

Berita Terkait:  Hadiri Motonggeyamo di Rujab Wali Kota, Ketua Dekot Ajak Warga Hormati Perbedaan

“Kebersihan punya metode dan harus dikelola dengan serius. Ini bukan hanya program, tapi gerakan bersama,” tegasnya.

Untuk mendukung program tersebut, pemerintah kota telah menyiapkan berbagai langkah konkret, termasuk penguatan armada kebersihan.

Berita Terkait:  Dua Warga dari Daerah Lain Terciduk Buang Sampah di Kota Gorontalo

Setiap kecamatan kini didukung kendaraan operasional, termasuk melalui skema sewa, guna mempercepat penanganan sampah di seluruh wilayah kota.

Selain fokus pada kebersihan, Adhan Dambea juga menyinggung penyesuaian pola kerja aparatur sipil negara (ASN).

Berita Terkait:  Treasury Award, Pemkot Gorontalo Bawa Pulang Dua Penghargaan

Ia menyampaikan bahwa mulai saat ini, ASN di lingkungan Pemkot Gorontalo akan menerapkan sistem work from anywhere (WFA) setiap hari Selasa, sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri.

Namun, ia mengingatkan bahwa fleksibilitas kerja tersebut tidak boleh mengganggu pelayanan publik. Respons cepat tetap menjadi kewajiban utama ASN.

Berita Terkait:  Kantor Wali Kota Gorontalo akan Dipindahkan ke Terminal 42, Wujud Janji Kampanye Adhan-Indra

“WFA boleh, tapi pelayanan tidak boleh terganggu. Jika dihubungi pimpinan, maksimal lima menit harus merespons,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Adhan Dambea turut memberikan apresiasi kepada jajaran pengelola pendapatan daerah atas capaian pendapatan asli daerah (PAD) yang berhasil melampaui target pada tahun sebelumnya.

Berita Terkait:  Rayakan Festival Apangi dengan Berbagi Bersama Korban Banjir

Ia menyebut keberhasilan tersebut sebagai hasil kerja kolektif yang patut dipertahankan.

Di sisi lain, ia kembali menegaskan komitmennya terhadap integritas pemerintahan.

Berita Terkait:  Penertiban Badut di Jalan, Dinsos PM: Mereka Salah Tempat

Menurutnya, tidak ada ruang bagi praktik korupsi maupun penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemerintahan.

“Saya tegaskan, tidak ada kompromi untuk korupsi dan narkoba,” katanya.

Berita Terkait:  Ryan Optimis, Angka Stunting akan Turun Signifikan

Ia juga mengingatkan seluruh ASN untuk menghindari berbagai potensi pelanggaran, termasuk dalam pengelolaan pajak dan pendapatan daerah, serta mendorong penerapan efisiensi anggaran sesuai kebijakan nasional.

Melalui Gerakan Indonesia ASRI, Pemerintah Kota Gorontalo berharap tercipta lingkungan yang bersih, tertib, dan nyaman, sekaligus memperkuat budaya disiplin di kalangan aparatur dan masyarakat secara luas.(Adv) 

Berita Terkait:  UMKM Night AIR Fun Run jadi Event Akbar untuk Pelaku UMKM Naik Kelas