Metropolis

Polres Pohuwato Tindak Dugaan PETI di Patilanggio, Excavator dan Lima Orang Diamankan

×

Polres Pohuwato Tindak Dugaan PETI di Patilanggio, Excavator dan Lima Orang Diamankan

Share this article
Polres Pohuwato Tindak Dugaan PETI di Patilanggio, Excavator dan Lima Orang Diamankan
Satu alat berat jenis excavator berhasil diamankan oleh pihak Kepolisian di kawasan hutan yang ada di Desa Iloheluma, Kecamatan Patilanggio.

Hargo.co.id, GORONTALO – Kepolisian Resor (Polres) Pohuwato kembali melakukan penertiban terhadap aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang diduga berlangsung di wilayah Kabupaten Pohuwato.

Berita Terkait:  Polsek Popayato Amankan Puluhan Liter Cap Tikus Siap Edar

Kali ini, penindakan dilakukan di kawasan hutan Desa Iloheluma, Kecamatan Patilanggio.

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Pohuwato, Iptu Renly H. Turangan, S.H., setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat mengenai dugaan adanya aktivitas penambangan ilegal di lokasi tersebut.

Berita Terkait:  Akses Kantor Pemerintah akan Ditutup, Merlan Kembali Terima Warisan Masalah dari Pendahulu

Dilansir dari Gorontalopost.co.id, dalam kegiatan penertiban itu, petugas menemukan satu unit alat berat jenis excavator merek Kobelco yang diduga digunakan untuk menunjang kegiatan pertambangan tanpa izin. Selain alat berat, sejumlah perlengkapan yang berkaitan dengan aktivitas penambangan juga turut diamankan sebagai barang bukti.

Petugas juga membawa lima orang yang berada di area penambangan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Hingga saat ini, kelima orang tersebut masih berstatus sebagai saksi guna membantu proses penyelidikan yang sedang berlangsung.

Berita Terkait:  Terduga Pelaku Penikaman Sudah Menyerahkan Diri, Pelataran Sentral Tetap Buka

Kapolres Pohuwato AKBP H. Busroni, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Iptu Renly Turangan menegaskan bahwa langkah penindakan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menegakkan hukum dan mencegah praktik pertambangan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan.

Menurutnya, excavator yang ditemukan di lokasi diduga menjadi sarana utama dalam aktivitas PETI. Sementara itu, lima orang yang berada di tempat kejadian masih menjalani pemeriksaan untuk mengetahui keterlibatan dan peran masing-masing.

Berita Terkait:  Pulang Merantau dan Diduga Bawa Sabu, Seorang Pria Diamankan Polisi

Dalam proses pengamanan barang bukti, petugas menghadapi kendala karena alat berat mengalami gangguan pada sistem penggeraknya sehingga tidak dapat segera dievakuasi.

Untuk mencegah alat tersebut digunakan kembali, polisi memasang garis polisi serta melepas beberapa komponen penting pada excavator.

Berita Terkait:  Bocah di Telaga jadi Korban Pelecehan, Terduga Pelaku Oknum Mantan Pejabat

Penyidik saat ini masih terus mendalami kasus tersebut guna mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas pertambangan tanpa izin di kawasan hutan Desa Iloheluma.

Kepolisian menegaskan akan mengambil tindakan sesuai ketentuan hukum terhadap setiap pelanggaran yang ditemukan.

Berita Terkait:  Polisi Ungkap Perdagangan Orang Melalui Medsos, 5 PSK Diamankan dari Sebuah Penginapan

Polres Pohuwato juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan dan ketertiban

dengan melaporkan setiap dugaan aktivitas PETI maupun tindak pidana lainnya melalui kantor polisi terdekat atau layanan Call Center Polri 110.

Berita Terkait:  Sidang Gugatan Wanprestasi Libatkan Oknum Caleg, Tergugat Mengaku Namanya Dicatut Eks Karyawannya

Kepolisian memastikan setiap informasi yang diterima dari masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku

demi menciptakan keamanan dan kepastian hukum di wilayah Kabupaten Pohuwato.(Kif) 

Berita Terkait:  Tabrakan Maut di Jalan Eks Andalas, Seorang Mahasiswa Meregang Nyawa